ZONAJAKARTA.com - Media sempat dihebohkan atas insiden meledaknya petasan di Kabupaten Blitar 19 Februari lalu.
“Ledakan petasan berasal dari Sadeng, Desa Karangbendo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar”, tulis media,
Menurut laporan, ledakan petasan itu terjadi pada pukul 22.45 WIB.
Menurut Kapolres Blitar Kota, AKBP Argowiyono mengatakan bahwa ledakan itu datang dari bahan pembuatan petasan, mercon.
“Dugaan awal timbulnya ledakan karena bahan pembuat petasan, mercon”, jawab AKBP Argowiyono.
Insiden tersebut telah menyebabkan satu keluarga meninggal dunia.
Bahkan setelah ditemukan, satu keluarga ini dalam kondisi mengenaskan.
“Jumlah korban tewas ada 4 orang, baru satu yang ditemukan dan 3 sisanya masih tertimbun rumah”.
“Kemungkinan meninggal, karena selama proses evakuasi ditemukan potongan-potongan tubuh", ungkap AKBP Argowiyono.
Selain 4 korban tewas ini, Kapolres Blitar Kota melaporkan ada 25 rumah yang rusak.
“25 rumah di sekitar lokasi ledakan juga ikut rusak”, tambahnya.
Warga sekitar memang mengiyakan bahwa menjelang bulan puasa, keluarga korban memang membuat petasan.
Kejadian serupa pun terulang kembali, kali ini di Desa Jebengsari, Salaman, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.