nasional

TUSAS Produsen Drone ANKA Turki Diam-diam Sudah Kirim Tim ke Markas Penerbang TNI AL Indonesia Demi Lakukan Ini

Rabu, 6 Maret 2024 | 12:24 WIB
TUSAS Produsen Drone ANKA Turki Diam-diam Sudah Kirim Tim ke Markas Penerbang TNI AL Indonesia Demi Lakukan Ini

ZONAJAKARTA.COM- Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam Rapat Pimpinan (Rapim) TNI-Polri di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Rabu (28/2/2024) meminta berhati-hati dalam memanfaatkan drone, yang dengan teknologi canggihnya bisa mengenali sasaran.

"Pesawat tempur, perlu? Iya. Tank, perlu? Iya; tetapi hati-hati juga dengan drone. Saya ingat di tahun 2020, bulan Januari, ada penggunaan drone yang saya kaget; karena begitu sangat presisi dan begitu sangat akurat mengejar siapa yang diinginkan," ucap Jokowi seperti dikutip dari Antara.

Dia lalu menceritakan tentang kematian panglima Pasukan Quds, yang menjadi pengawal revolusi Iran, Mayjen Qasem Soleimani.

Jokowi mengatakan Mayjen Soleimani tertembak drone yang dikendalikan dari jarak jauh, tetapi presisi terhadap target yang diincar; karena drone dilengkapi dengan teknologi pengenalan wajah (face recognition).

"Dan yang kita kaget, itu terjadi di wilayah Irak, tetapi drone​​​​​​​-nya konon dikendalikan dari Qatar, markas Amerika Serikat di Qatar. Ini hal-hal yang harus kita ikuti, amati," kata Jokowi.

Baca Juga: Natuna & Pontianak Sudah Dijaga UAV, TNI AU Siapkan Drone ANKA Turki yang Indonesia Beli Buat Ditempatkan di 2 Lokasi Ini

Sebelum Presiden Jokowi memberi peringatan ini, Kementerian Pertahanan Indonesia dan Turkish Aerospace telah meneken kerja sama pembelian 12 unit ANKA di Jakarta, 3 Februari 2023.

Kerja sama ini disertai dengan beberapa program pelatihan, alih teknologi, dan dukungan untuk integrated logistic support (ILS), ground support and test equipment (GS&TE), flight simulator, infrastruktur hanggar, dan masa garansi selama 24 bulan/600 jam terbang.

Kepala Biro Humas Setjen Kementerian Pertahanan Brigjen TNI Edwin Adrian Sumantha menjelaskan kontrak pembelian 12 unit ANKA mencapai 300 juta dolar AS atau sekitar Rp4,5 triliun.

Rencananya, ANKA bakal dikirim ke Indonesia dalam waktu 32 bulan setelah kontrak efektif.

Dikutip Zonajakarta.com dari Siaran Pers Nomor: SP/06/VII/2023/ROHUMAS, yang menyebut Menhan Prabowo Beli 12 Unit UAV ANKA dari Turkiye.

Baca Juga: Indonesia Dituding Lakukan Penusukan Karena KF-21 Boramae Belum Dibayar Tapi Beli Drone ANKA Turki

"Kontrak senilai USD 300 juta ini sekarang masih dalam proses aktivasi di kementerian Keuangan dan pengiriman 12 unit UAV ANKA tersebut akan dilaksanakan 32 bulan setelah kontrak berlaku efektif.

Dalam pengadaan UAV tersebut, selain materiil kontrak utama terdapat pula materiil kontrak tambahan berupa Intergrated Logistic Support (ILS), Ground Support and Test Equipment (GS&TE), Flight Simulator, Infrastruktur Hanggar dan pelatihan serta masa warranty selama 24 bulan/600 jam terbang (mana yang tercapai lebih dulu).

Halaman:

Tags

Terkini