Untuk mendeteksi ranjau, Turki mengerahkan dua Anka yang dilengkapi dengan Synthetic Aperture Radar (SAR).
Radar SAR ini sendiri dikembangkan oleh pabrikan berbeda dengan drone Anka, yaitu Aselsan.
Radar canggih ini dapat mengambil gambar beresolusi tinggi dari daratan dan mendeteksi target bergerak di darat.
Dan terakhir, radar SAR beroperasi 24 jam sehari, dalam segala kondisi cuaca.
Selain itu, Anka juga dilengkapi dengan struktur radome yang memiliki antena komunikasi satelit (satcom).
Baca Juga: Dipertanyakan Janjinya oleh Merry Riana Soal Maju Capres, Anies: Saya Punya Komitmen di Jakarta
Itu memberikan komunikasi Beyond-Line-Of-Sight (BLOS) berkecepatan tinggi.
Adapun fitur bernama Identification Friend or Foe (IFF).
Yang artinya, drone Anka dapat membedakan mana musuh dan kawannya.
Baca Juga: Yoo Ah In Positif Gunakan Narkoba, Film Terbarunya Terancam Batal Rilis?
Karena diperuntukkan juga sebagai drone tempur, Anka dilengkapi dengan senjata.
Drone ini mampu membawa muatan hingga 200 kilogram.
Persenjataan yang dibawa drone ini seperti rudal MAM Smart Micro Munitions.