Baca Juga: Harga Satu Unit C-130 Super Hercules Indonesia Senilai 287 Buah Toyota Alphard
Bahkan masalah perizinan ini sudah pernah dibahas tahun 2016 silam.
Yaitu saat Pilkada DKI Jakarta antara paslon Ahok berhadapan dengan paslon Anies Baswedan.
Pada kesempatan itu, Ahok sebenarnya menyinggung soal rumah warga di sekitar Depo Pertamina Plumpang.
Ahok mengingatkan Anies Baswedan sebagai Gubernur DKI Jakarta agar tidak omdo.
Pasalnya, Anies Baswedan berjanji pada warga Tanah Merah untuk memberikan perlindungan.
Karena warga Tanah Merah mengaku telah menetap di sana selama lebih dari 20 tahun.
Warga meminta Anies Baswedan untuk melegalkan kepemilikan tanah.
Yang artinya, Gubernur DKI Jakarta itu tidak akan menggusur rumah warga di lokasi itu.
Hal inilah yang mendapat kritik keras dari Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.
Karena bagi Ahok sebagai Gubernur sebelumnya menyebut bahwa tanah di kawasan Depo Plumpang adalah aset milik PT Pertamina.
Yang berarti, lokasi itu seharusnya tidak bisa ditempati warga.
Ahok sudah meminta timses Anies untuk meminta data darinya.