internasional

Jelang DSA 2026 Kuala Lumpur, Rusia Umumkan Kontrak Su-57 ke Negara Rahasia: Indonesia, Malaysia, Vietnam?

Kamis, 16 April 2026 | 20:40 WIB
Jelang DSA 2026 di Kuala Lumpur, Rosoboronexport umumkan kontrak Su-57E baru yang dirahasiakan. Negara-negaa mana saja itu? (PIXABAY/DSA 2026/ROSOBORONEXPORT)

ZONAJAKARTA.com - Korporasi asal Rusia, Rosoboronexport, baru saja mengumumkan bahwa beberapa negara telah menandatangani kontrak ekspor untuk jet tempur siluman Su 57.

Pengumuman ini disampaikan menjelang pembukaan Defence Services Asia (DSA) 2026 yang akan berlangsung dari 20 hingga 23 April 2026 di Malaysia International Trade and Exhibition Centre (MITEC), Kuala Lumpur.

Dikutip dari TASS, 14 April 2026, Rosoboronexport menyatakan bahwa daftar pelanggan Su-57E terus bertambah dan beberapa kontrak baru sudah diteken.

Baca Juga: Manfaatin India yang Kesal dengan Dassault Aviation, Rusia Tak Tanggung-tanggung Tawari 100 Unit Su-57

Meski demikian, perusahaan tetap tidak mengungkapkan nama negara-negara pembeli baru tersebut. Spekulasi pun berhembus kencang di kalangan pemerhati dan analis pertahanan global.

Status Aljazair sebagai Operator Ekspor Pertama

Aljazair kini diakui secara luas sebagai operator asing pertama Su-57E.

Pengiriman awal sudah dilakukan sejak akhir 2025, dengan setidaknya dua unit yang sudah beroperasi dan terlihat melakukan penerbangan di wilayah Aljazair.

Dikutip dari Militarnyi, 15 April 2026, hingga saat ini hanya Aljazair yang menjadi confirmed foreign operator Su-57E, meskipun pengiriman dilakukan tanpa pengumuman publik resmi.

Baca Juga: India Panik Kejar Jet Siluman, Pakistan Siap Terima 40 J-35, New Delhi Lirik Su-57 Rusia

Beberapa laporan menyebut Aljazair memesan 12 hingga 14 unit, dengan enam unit diharapkan tiba hingga akhir 2026.

Kandidat Kuat Negara-Negara Pengimpor Su-57

Military Watch Magazine dalam artikel berjudul “Russia Confirms Multiple Countries Have Now Ordered Su-57 Fighters: North Korea, India and Iran Likely Buyers,” 15 April 2026 menyebut Korea Utara, India, dan Iran sebagai kandidat paling kuat untuk kontrak tambahan Su-57E.

Artikel tersebut juga menambahkan Vietnam sebagai “another leading potential client” di Asia Tenggara.

Halaman:

Tags

Terkini