internasional

Rudal STRATUS RS Buatan MBDA, Senjata Supersonik yang Dirancang untuk Hancurkan Pertahanan Udara Tercanggih di Dunia

Jumat, 17 April 2026 | 04:48 WIB
MBDA STRATUS RS, rudal supersonik bertenaga ramjet yang dikembangkan Prancis dan Inggris untuk menembus lapisan pertahanan udara paling canggih di era modern. (Army Recognition)

Dalam publikasi TURDEF "MBDA Launches Development for STRATUS Cruise Missiles" 27 Maret 2026, disebutkan bahwa STRATUS RS dikembangkan sebagai rudal supersonik bertenaga ramjet dengan kemampuan utama anti-kapal, sekaligus mampu menyasar radar aktif musuh dan pesawat peringatan dini AWACS lewat sensor RF pasif.

Logika di baliknya sederhana, radar yang aktif akan terdeteksi dan jadi sasaran, sementara yang mati justru membuka celah bagi serangan lanjutan.

Uji propulsi ramjet STRATUS RS sudah selesai dilakukan di terowongan angin supersonik Bourges, fasilitas yang selama ini menjadi pusat keahlian ramjet Prancis.

Baca Juga: Bikin Pertahanan Udara Musuh Bertekuk Lutut, Prancis Tak Hilang Akal Bekali Rafale F5 dengan Rudal Supersonik

Pengembangan sistem seeker-nya dikerjakan bersama antara Thales dan MBDA UK.

Mengisi Celah yang Lama Kosong

Kepala Staf Angkatan Bersenjata Prancis, Jenderal Fabien Mandon, menyinggung masalah ini langsung dalam sidang parlemen April 2026.

Army Recognition dalam artikel "France Develops STRATUS Supersonic Missile to Break Enemy Air Defenses with Rafale F5 New-Gen Jets" 13 April 2026 melaporkan bahwa Mandon menyebut terus berkembangnya ancaman pertahanan udara berlapis membuat Prancis perlu membuka kembali kemampuan yang sudah lama ditinggalkan sejak era Perang Dingin yakni kemampuan menembus dan menghancurkan sistem IADS sejak menit-menit pertama konflik.

STRATUS RS dirancang tepat untuk itu. Fase asesmen program ini sudah selesai dan fase pengembangan penuh disebut akan segera dimulai.

Pembaruan Military Programming Law Prancis 2024-2030 secara eksplisit mencantumkan kebutuhan rudal SEAD dan anti-kapal baru untuk standar Rafale F5 dengan kenaikan anggaran pertahanan sebesar €36 miliar.

Rudal ini kelak akan menjadi bagian dari paket tempur terintegrasi Rafale F5, drone pendamping berbasis nEUROn, dan aset peperangan elektronik yang dirancang untuk beroperasi di ruang udara yang paling dikontestasi sekalipun.***

Halaman:

Tags

Terkini