internasional

Malaysia Mau Beli QW-19 dari China? Mau Ikutan Indonesia yang Sudah Operasikan MANPADS Anti-Drone Ini?

Jumat, 17 April 2026 | 20:54 WIB
Malaysia bahas beli QW-19 MANPADS China untuk anti-drone. Indonesia sudah operasikan sistem sama. Update potensi akuisisi dan implikasinya. (DSA)

ZONAJAKARTA.com - Malaysia sedang membahas potensi akuisisi MANPADS QW-19 buatan China sebagai solusi mendesak untuk memperkuat pertahanan udara rendah.

Analisis terbaru menyoroti sistem ini sebagai opsi penting guna menutup celah Very Short Range Air Defence (VSHORAD) di tengah ancaman drone yang semakin marak di kawasan Indo-Pasifik.

Dikutip dari Defence Security Asia, "Malaysia’s Air Defence Gap Exposed: Why China’s QW-19 MANPADS Could Become Kuala Lumpur’s Most Urgent Battlefield Weapon", 16 April 2026, QW-19 dianggap sebagai senjata lapangan yang paling mendesak bagi Angkatan Bersenjata Malaysia untuk menghadapi proliferasi ISR dan kamikaze UAV.

Baca Juga: Malaysia segera Buka Tender Kapal Perang MRSS Raksasa, PT PAL Disebut Siap Transfer Teknologi Makassar-class

Langkah ini mencerminkan upaya Malaysia memodernisasi pertahanan udara di bawah Rancangan Malaysia Ke-13 (RMK-13) Rolling Plan 1 tahun 2026.

Ancaman Drone yang Mengubah Kebutuhan Pertahanan Udara

Konflik di Ukraina dan Timur Tengah telah membuktikan betapa rentannya pasukan darat terhadap serangan drone murah dan loitering munitions.

Malaysia menyadari bahwa sistem pertahanan udara existing kurang optimal menghadapi target rendah dengan signature panas kecil.

Dikutip dari Defence Security Asia, "Malaysia Must Strengthen VSHORAD Capabilities as Drone Warfare Surges", 11 Desember 2025, surge drone warfare menekankan kebutuhan mendesak akan sistem VSHORAD modern, dengan QW-19 muncul sebagai opsi strategis.

Baca Juga: 6 Raksasa Senjata Dunia yang Ikut Pameran DSA 2026 Malaysia Ini punya Sisi Gelap dan Rekam Jejak Kontroversial

Apa Itu QW-19 dan Keunggulannya

QW-19 adalah MANPADS generasi terbaru dari China Aerospace Science and Industry Corporation (CASIC) dengan dual-band infrared seeker dan proximity fuze.

Sistem ini ringan, mobile, serta efektif melawan drone kecil, helikopter serang, dan pesawat terbang rendah hingga jangkauan 6 km.

Keunggulan utamanya terletak pada kemampuan anti-jamming yang lebih baik dibanding generasi sebelumnya.

Halaman:

Tags

Terkini