internasional

Filipina Pasang Senjata Sonic di BRP Rajah Sulayman, Lumpuhkan Musuh tanpa Peluru, Brawijaya-class tak lagi Sendiri

Sabtu, 18 April 2026 | 11:31 WIB
Philippine Navy pasang senjata sonic non-kinetik MASS Sitep Italia di BRP Rajah Sulayman. TNI AL Indonesia miliki sistem serupa di KRI Brawijaya. (Philippine Navy/Sitep Italy)

BRP Rajah Sulayman fokus pada endurance patroli jangka panjang di zona sengketa, sedangkan Brawijaya class menekankan kemampuan multirole dengan integrasi sistem tempur yang lebih komprehensif.

Kedua negara sama-sama meningkatkan kemampuan de-eskalasi di tengah dinamika Indo-Pasifik yang kompleks.

Implikasi bagi Keamanan Regional dan Masa Depan

Pemasangan senjata sonic non-kinetik mencerminkan evolusi doktrin pertahanan maritim di Asia Tenggara.

Baca Juga: Kapal Perang Tua Filipina nyaris Celaka Diserang Fregat Rudal China, Awak Kapal sampai Teriak!

Negara-negara seperti Filipina dan Indonesia berusaha menyeimbangkan antara kemampuan kinetik tradisional dengan opsi yang lebih fleksibel dan humanis.

Di masa mendatang, ekspansi penggunaan sistem seperti MASS kemungkinan akan semakin meluas seiring meningkatnya ancaman asimetris.

Bagi masyarakat umum, perkembangan ini menunjukkan betapa pentingnya inovasi teknologi dalam menjaga kedaulatan tanpa harus selalu mengandalkan kekuatan mematikan.

Kedua negara terus memperkuat kerjasama pertahanan regional, termasuk melalui latihan bersama yang melibatkan kapal-kapal modern mereka.

Teknologi non-kinetik seperti ini bisa menjadi contoh bagaimana pertahanan masa depan lebih mengutamakan pencegahan dan pengendalian situasi.

Dengan demikian, Philippine Navy melalui BRP Rajah Sulayman dan TNI AL melalui KRI Brawijaya sama-sama berkontribusi pada stabilitas maritim di kawasan. ***

Halaman:

Tags

Terkini