ZONAJAKARTA - Ju Ae, gadis yang disebut-sebut putri pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un mendadak menjadi sorotan dunia.
Bagaimana tidak, Ju Ae, yang masih belia mendadak muncul di hadapan publik bersama pemimpin tertinggi Korea Utara, Kim Jong Un dalam berbagai acara penting negara.
Tak ayal, banyak yang menduga jika Ju Ae bakal jadi pewaris kepemimpinan Korea Utara, setelah Kim Jong Un.
Dikutip dari Washington Post, bahwa Kim Jong Un bersama Ju Ae menghadiri perayaan di Pyongyang.
Hari menjelang peringatan 75 tahun berdirinya Tentara Korea Utara.
Baca Juga: Tank Abrams Mungkin Tidak Benar-benar Menuju Ukraina, Analis: AS Akan Kirim Yang Sudah Rusak Parah
Ju Ae sebenarnya masih berusia 10 atau 11 tahun.
Di lain narasi, banyak juga yang menila bahwa apa yang dilakukan Kim Jong Un ini hanyalah sebuah propaganda.
Seperti dari seorang ahli Korea Utara di Korea Institute of National Unification (KINU), Hong Min.
Hong Min mengatakan kepada NK News bahwa kehadiran Ju Ae itu selalu berhubungan dengan militer.
“Kita bisa melihatnya dari sudut pandang ekonomi”.
“Korea Utara memanfaatkan putrinya itu untuk mengubah kerangka cara negara menangani propaganda terkait kemampuan pertahanan”, ungkap Hong.
Baca Juga: Perang Semakin Memanas, Rusia Akan Kerahkan 300.000 Pasukan Ke Ukraina
Korea Utara ingin menunjukkan kepada rakyatnya bahwa negara akan lebih baik dan aman untuk generasi muda.