Hal ini membuat harga yang ditawarkan F-35 lebih murah dibandingkan harga pesawat Rafale.
Karena F-35 baru berusia 15 tahun dibandingkan dengan 25 untuk Rafale dan biayanya 40 persen lebih murah dan lebih modern, maka tentu saja lebih banyak pelanggan akan memilih pesawat buatan AS jika pilihannya antara F-35 dan Rafale.
Namun, Rafale juga memiliki keunggulan karena dibandingkan dengan Amerika Serikat yang secara reguler menempatkan berbagai syarat bagi calon pembeli alutsista, dibandingkan dengan Prancis yang relatif mandiri kecuali jika senjata ingin digunakan untuk mengancam kepentingan Paris sendiri.
Kebijakan tanpa pamrih sangat populer di kalangan pelanggan dan dalam keadaan tertentu dapat membuat pelanggan memilih pesawat Rafale daripada F-35.
“Keuntungan utama dari sistem senjata Prancis adalah melampaui semua embargo senjata AS. Tidak baik terlalu mengandalkan senjata AS saja karena risiko embargo senjata oleh Washington," ucap Vautravers.
“Sistem persenjataan Prancis, sama seperti sistem Rusia, memungkinkan kami untuk melakukan diversifikasi”, tambahnya lagi.***