ZONAJAKARTA.com - Dikatakan bahwa S-500 akan menjadi sistem pertahanan udara utama Federasi Rusia.
Diketahui bahwa S-500 merupakan layanan yang bisa dibilang cukup baru yaitu mulai di tugaskan di tahun 2021 tahun lalu.
Fakta bahwa S-500 mampu menarget rudal hipersonik, memberikan keunggulan lebih baik atas S-400, dikutip dari Wio News.
Wio News juga mengabarkan bahwa S-500 bahkan dapat menarget bomber B-2 hingga pesawat tempur siluman seperti F-22 dan F-35.
Dilansir dari Military Watch Magazine bahwa saat ini Sistem rudal S-500 buatan Rusia tidak memiliki pesaing di dunia dalam hal kinerja.
Sistem rudal S-500 ini memiliki jangkauan tembak sekitar 600 km, tiga kali lipat dari saingan terdekatnya di Barat.
Sistem Rudal S-500 memiliki kemampuan unik untuk mencegat rudal hipersonik bermanuver dengan kecepatan melebihi Mach 10.
Dilansir Military Watch Magazine, bahwa sistem rudal S-500 yang baru dan mematikan ini dirancang untuk dapat menetralisir target berukuran pesawat tempur dan sensor yang sangat kuat serta rudal yang presisi membuatnya berpotensi sangat tangguh dalam melakukan perannya.
Namun demikian, sistem S-500 buatan Rusia itu tidak dirancang terutama untuk pertempuran melawan pesawat tempur atau pesawat taktis lainnya seperti F-22 atau F-35 Eagle II AS.
Sistem rudal S-500 justru difokuskan terutama untuk sesuatu hal yang lebih besar seperti menetralisir target bernilai tinggi seperti pembom strategis, rudal balistik strategis, satelit, dan bahkan sampai pesawat luar angkasa.
Bagaimanapun sistem rudal S-500 Rusia ini memiliki potensi untuk memberikan kontribusi penting untuk mengatasi pesawat siluman musuh.
Baca Juga: Kalau Indonesia Tidak Bisa, Argentina Siap Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20