Setibanya di Pelabuhan, tim Kopaska membongkar barang bukti dengan disaksikan oleh petugas Bea Cukai serta Anggota Satgas Bais TNI.
Barang bukti yang didapat berupa Miras merk Black Jack sebanyak 264 botol dimana 259 botol utuh dan 5 botol pecah dan merk Labour sebanyak 24 botol.
Barang bukti kemudian dibawa ke kantor Bea Cukai Nunukan untuk dilaksanakan serah terima.
Keberhasilan tim Kopaska yang merupakan BKO Gugus Tempur Laut (Guspurla) Koarmada II ini merupakan keberhasilannya dalam mengimplementasikan perintah KASAL Laksamana TNI Muhammad Ali.
Bahwa setiap personel TNI AL harus meningkatkan kesiapsiagaan dalam menjawab setiap tugas yang dipertanggungjawabkannya dan merespon cepat segala sesuatu yang meresahkan masyarakat.
Apalagi keberhasilan tim Kopaska TNI AL ini juga sukses selamatkan ribuan jiwa dari bahaya Miras yang bisa merenggut jiwa.
Diinformasikan dari Dispen AL Koarmada II, Kopaska menjadi satuan elite yang mampu melakukan peperangan laut khusus.
Salah satu peperangan laut khusus yang mampu dijalani oleh Kopaska adalah infiltrasi.
Diketahui jika teknik infiltrasi yang dapat dijalankan oleh Kopaskasangatlah banyak.
Mulai dari udara, darat serta laut mampu dijalani oleh Kopaskadalam misi infiltrasi.
Tetapi ciri khas dari infiltrasi Kopaska dengan infiltrasi dari petor membuat gerak laju infiltrasi satuan elite ini sulit terdeteksi.
Apalagi jika Kopaska melakukan infiltrasi dengan tambahan alutsista skuter bawah air berteknologi siluman.
Selain itu, Kopaska juga dapat infiltrasi dari udara dengan teknik HALO dan HAHO jump.