TNI AU Baru Saja Memiliki Pesawat Baru C-130 J Super Hercules, Presiden Jokowi: Kita Pesan Sampai 5 Unit

photo author
Barri Zilhaq Vindia, Zona Jakarta
- Rabu, 8 Maret 2023 | 18:58 WIB
C-130 J Super Hercules tiba di Indonesia  (tni-au.mil.id)
C-130 J Super Hercules tiba di Indonesia (tni-au.mil.id)

Yang artinya, pesawat ini diperuntukkan untuk membawa sebanyak mungkin personel atau barang di dalamnya.

Diterangkan Zona Jakarta, pesawat ini mampu mengangkut 3 kendaraan taktis 4X4 maupun 1 ranpur kelas medium.

Presiden Jokowi menyaksikan penyerahan pesawat C-130J-30 Super Hercules A-1339 dan A-1315, di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (3/8/2023).
Presiden Jokowi menyaksikan penyerahan pesawat C-130J-30 Super Hercules A-1339 dan A-1315, di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (3/8/2023). (Humas Setkab/Jay)

Baca Juga: Disebut Sebagai Calon Pelanggan KF-21 Boramae, Media Negeri Jiran Ungkap Jawaban Menohok dari Malaysia

Dijelaskan juga oleh Defence News, C-130 J Super Hercules dapat membawa 100 pasukan di dalamnya.

Kehadiran pesawat ini dipercaya akan meningkatkan daya angkut logistik militer Indonesia.

Di sampung itu, pesawat C-130 J Super Hercules juga sarat akan teknologi canggih di dalamnya.

Seperti bagian avionik, mesin, dan beberapa komponen baru dibandingkan varian sebelumnya.

Baca Juga: C 27J Spartan, Pesawat Angkut Taktis Hampir Dibeli Indonesia

Salah satu alasan mengapa pesawat ini begitu diminati banyak negara, itu karena biaya operasionalnya.

Seperti artikel defencexp.com, biaya operasional C-130 J Super Hercules per jamnya adalah USD 10.000 atau sekitar Rp 152 juta.

Sebagai gambaran, biaya operasional pesawat tempur Rafale yang akan dimiliki Indonesia sebesar USD 16.500 atau sekitar Rp 253,4 juta.

Bahkan pesawat tempur Sukhoi Indonesia memakan biaya lebih besar.

Pasalnya, biaya operasional Sukhoi per jamnya bisa mencapai 500 sampai 1 miliar Rupiah.

***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Barri Zilhaq Vindia

Sumber: Defense News, Berbagai Sumber, defencexp.com

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X