ZONAJAKARTA.com - Menko Polhukam Mahfud MD yang sekaligus Ketua Komite Koordinasi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan TPPU kembali buat heboh.
Mahfud MD akhirnya bertemu dengan Komisi III DPR RI untuk menggelar rapat besar.
Rapat antara Mahfud MD dan Komisi III DPR RI telah berlangsung pada hari Rabu, 29 Maret 2023.
Rapat itu juga berlangsung cukup lama, dimulai pukul 3 sore sampai 11 malam.
Tujuan dari pertemuan dia pihak ini adalah untuk membahas transaksi mencurigakan yang buat heboh publik.
Sebagaimana yang telah diberitakan, Mahfud MD bongkar adanya transaksi mencurigakan bernilai fantastis di lingkungan Kemenkeu.
Pernyataan Menko pun menyeret-nyeret Sri Mulyani sebagai Menkeu maupun PPATK sebagai penyidik.
Baca Juga: Kebanyakan Bohong, Sekda Riau Kini Dilaporkan Relawan Indonesia Bersatu Kepada Kabareskrim
Dengan banyaknya spekulasi liar yang berkembang, buntut dari pernyataan itu pun berakhir dengan rapat ini.
Dan selayaknya negara demokrasi, rapat yang berlangsung sekitar 8 jam itu dipenuhi dengan adu mulut.
Untuk itu, Zona Jakarta merangkum 5 hal nyelekit yang dilakukan Mahfud MD selama rapat.
- Mahfud MD sebut DPR markus
Hal nyelekit pertama adalah perkataan Mahfud MD yang menyebut DPR itu markus.
Markus sendiri adalah kependekan dari makelar kasus.
Menko bermaksud menyindir DPR markus karena melihat dari track record instansi tersebut.