ZONAJAKARTA.com - Menko Marves, Luhut Binsar Pandjaitan akhirnya angkat bicara terkait kebakaran Depo Pertamina Plumpang.
Berbeda dengan jawaban pejabat lain, Luhut memberi jawaban yang menohok.
Bagi Menko Marves Luhut, yang seharusnya dipindahkan itu adalah warga alih-alih Depo Pertamina Plumpang.
Luhut Binsar Pandjaitan meminta warga yang tinggal di sekitar depo untuk direlokasi.
Baca Juga: Harga Satu Unit C-130 Super Hercules Indonesia Senilai 287 Buah Toyota Alphard
“Jangan dibalik-balik, Depo Pertamina Plumpang itu dibangun di daerah kosong atau buffer zone”.
“Artinya, jangan dia (depo) yang disuruh pindah, orang sekitar yang tidak berhak di situ yang mestinya pindah”, ungkah Luhut.
Dengan demikian, pemerintah akan mengkaji terkait kompensasi kepada warga yang direlokasi.
Pasalnya, polemik lokasi Depo Pertamina Plumpang yang dekat dengan pemukiman warga sudah dibahas sebelumnya.
Salah satunya dari pengamat BUMN bernama Toto Pranoto.
Dijelaskan di Ragam Indonesia, Toto menganggap masalah ini sebagai persoalan yang klasik.
Maksudnya? Dia menjelaskan pada awalnya tidak ada warga sekitar yang tinggal di dekat depo itu.
“Saat Depo Pertamina Plumpang pertama kali dibangun, tidak ada satupun rumah warga di sekitarnya”, tutur Toto.