F-35 bukan pesawat yang bisa dibeli semua negara. Amerika Serikat menerapkan pembatasan ketat terkait kepada siapa jet ini boleh dijual dengan pertimbangan keamanan intelligence dan interoperabilitas aliansi.
Negara-negara yang tidak tergabung dalam aliansi Barat atau yang memiliki hubungan dekat dengan Rusia dan China praktis tertutup aksesnya.
Su-57E hadir mengisi celah itu. Rusia menawarkannya kepada negara-negara yang ingin memiliki jet tempur generasi kelima tetapi tidak memenuhi syarat politik untuk mendapatkan F-35 atau yang ingin menghindari ketergantungan penuh pada ekosistem pertahanan Amerika.
Seberapa jauh minat ini akan berubah menjadi kontrak nyata di DSA 2026, tentu masih menjadi tanda tanya.***