Potensi Kerja Sama dengan PT PAL Indonesia
Salah satu proposal menarik datang dari Lumut Naval Shipyard Sdn Bhd (LUNAS) yang bekerja sama dengan PT PAL Indonesia.
Dikutip dari Janes, "DSA 2024: LUNAS signs shipbuilding MOU with PT PAL", 7 Mei 2024, Lumut Naval Shipyard menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT PAL untuk menjajaki kolaborasi proyek pembuatan kapal MRSS, berbagi pengetahuan, serta kemajuan teknologi di kawasan.
MoU tersebut menjadi dasar proposal LUNAS yang menggunakan desain MRSS extended Makassar-class LPD dari PT PAL.
Desain ini memiliki panjang sekitar 150 hingga 163 meter dengan displacement mencapai 14.000 ton, sudah terbukti handal di Indonesia dan beberapa negara lain.
Keuntungan Transfer Teknologi bagi Malaysia
Jika proposal ini terpilih, Malaysia berpeluang mendapatkan transfer teknologi (ToT) secara langsung.
Hal ini akan membantu LUNAS membangun sebagian atau seluruh kapal di fasilitas dalam negeri, sehingga meningkatkan kemampuan industri pertahanan Malaysia.
Kerja sama ini juga mencerminkan semangat kolaborasi ASEAN di bidang industri maritim pertahanan.
Baca Juga: Kalahkan Malaysia, Indonesia Berpeluang Jadi Operator A400M Terbesar di Asia Tenggara
Dikutip dari Naval News, "Malaysia's Navy Finalizing Multi-Role Support Ship Requirements", 15 Juni 2025, RMN masih memfinalisasi spesifikasi detail MRSS, dan tender resmi akan diluncurkan jika pendanaan disetujui dalam RMK-13.
Persaingan Ketat di Tender MRSS
Beberapa kontestan internasional lainnya turut bersaing ketat.
Hyundai Heavy Industries dari Korea Selatan dan Fincantieri dari Italia disebut sebagai kandidat kuat yang telah mempresentasikan desain mereka kepada RMN.