“Kami telah menyatakan keadaan darurat,” katanya saat berkunjung ke zona bencana. “Artinya, mulai saat ini, orang-orang yang terlibat penjarahan atau penculikan harus tahu bahwa tangan tegas negara ada di belakang mereka,” katanya.
Baca Juga: Kabar Bahagia untuk ARMY! Jimin BTS Nyatakan Segera Debut Solo, Kapan Jadwalnya?
Seorang penduduk mengatakan dia menyaksikan penjarahan pada hari-hari pertama setelah gempa Senin sebelum meninggalkan kota menuju desa.
“Orang-orang menghancurkan jendela dan pagar toko dan mobil,” kata Mehmet Bok, 26, sekarang kembali ke Antakya dan mencari rekan kerja di gedung yang runtuh.
Empat puluh delapan penjarah telah ditangkap oleh otoritas Turki, kata media pemerintah. Para tersangka ditahan di delapan provinsi berbeda sebagai bagian dari penyelidikan penjarahan.
Beberapa organisasi penyelamat juga mengatakan bahwa bentrokan antar manusia telah menyebabkan penangguhan pekerjaan mereka.
Pada hari Sabtu, dua kelompok penyelamat dan bantuan Jerman menghentikan operasi, dengan alasan masalah keamanan di tengah laporan tembakan. Tim Austria juga sempat menangguhkan pekerjaan sebelum melanjutkan. ***