Senjata yang dipasang pada helikopter Bell 214 IRGC, yang diluncurkan pada hari Selasa, dijuluki rudal “Qaem-114”, sebuah generasi baru dari bom pintar kelas Qaem," jelas Tasnimnews.
Menurut Tasnim News Agency, rudal Qaem 114 pertama kali diluncurkan pada November 2013.
"Sebuah rudal Iran yang mirip dengan AGM-114 Hellfire buatan AS pertama kali diluncurkan pada bulan November 2013, ketika Kementerian Pertahanan Iran memperkenalkan drone strategis buatan dalam negeri yang dijuluki 'Fotros'," lanjut Tasnim News.
Menurut cuitan akun X @maysam21901 yang merupakan seorang pengamat militer, pada 29 Mei 2023, Indonesia disebut jadi pengguna rudal ini.
"Ya Tuhan, bertobatlahI.
Kita harus menguji rudal Ghaem 114 buatan Cobra Havaniroz! Yuk disimak oleh pengguna asal Indonesia!.
#serius," cuit akun X @maysam21901 yang membagikan foto zoom presentasi dengan judul "Garuda Missile 'GM-50'".
Tudingan terhadap Indonesia yang melakukan kerjasama dengan Iran dalam mengembangkan Qaem 114 kembali mencuat kala jurnalis asing Babak Taghvaee mengunggah cuitan lewat akun X @BabakTaghvaee1 pada 21 September 2023 lalu.
"Tahukah Anda #Indonesia, sekutu #AS & #Prancis sedang mengembangkan senjata bersama #Rezim Islam Iran?!
Tahukah Anda bahwa Barat selama ini menutup mata terhadap bantuan Indonesia kepada Iran untuk menghindari sanksi?!.
Iran dan Indonesia kini bersama-sama mengembangkan Qaem-114, salinan rudal anti-tank Hellfire buatan AS!," tulis akun X @BabakTaghvaee1.
Baca Juga: AS Dapat Kontrak dari Indonesia, 2 Pesawat TNI AL Ini Bakal Dirombak di Bandung Hingga Kanada
Ia juga mengunggah gambar diduga rudal Qaem 114 milik Iran yang disidak sejumlah orang.