Rencana Indonesia Tambah 18-24 Unit Rafale Sudah Ada Sejak 2025 Melalui Sebuah LoI yang Ditandatangani

photo author
Rizqi Arie Harnoko, Zona Jakarta
- Jumat, 17 April 2026 | 08:15 WIB
Isu penambahan Rafale oleh Indonesia tak bisa dipisahkan dari LoI yang ditandatangani pada Mei 2025.  (Dassault Aviation)
Isu penambahan Rafale oleh Indonesia tak bisa dipisahkan dari LoI yang ditandatangani pada Mei 2025. (Dassault Aviation)

Sebelum proses pengiriman Rafale dimulai, Indonesia mulai berpikir untuk menambah jumlah unit jet tempur buatan Dassault Aviation itu demi meningkatkan persediaan armada TNI AU.

Hal ini ditandai dengan adanya penandatanganan LoI antara Kemhan RI dengan Prancis dalam bidang pertahanan, yang mencakup penambahan armada pesawat tersebut di dalamnya.

Menurut laman Defence Industry Europe dalam artikel berjudul "Indonesia signs letter of intent to buy 18 more Rafale jets, expanding defence ties with France" yang terbit pada 29 Mei 2025, langkah ini mempertegas komitmen Jakarta untuk tetap setia menggunakan produk platform udara tersebut.

Bagi Paris, ini adalah hal yang menggembirakan lantaran mereka sempat mendapatkan sentimen negatif akibat jatuhnya beberapa unit Rafale dalam Operasi Sindoor menghadapi Angkatan Udara Pakistan (PAF).

Ketika itu, pamor J-10C sempat mendadak naik dan China memanfaatkannya untuk memasarkan secara agresif tak terkecuali kepada Indonesia.

Hanya saja, keunggulan jet tempur buatan Chengdu Aircraft Corporation (CAC) itu terkesan overclaim di kalangan sejumlah pakar.

Sebab penentu kemenangan dalam Operasi Sindoor lebih disebabkan oleh adanya faktor lain, terutama mengenai adanya peran peperangan elektronik (EW).

Baca Juga: Helikopter PK-CFX Hilang Kontak di Sekadau, Yon Parako 466 Pasgat Kerahkan Personel untuk Pencarian dengan Caracal TNI AU

Spekulasi Tambahan Order Rafale Bukan Baru-baru Ini Muncul

Sampai saat ini, Kemhan RI belum mengumumkan secara pasti apakah Indonesia benar-benar jadi menambah jumlah armada Rafale miliknya atau tidak.

Pasalnya dari pemerintah sendiri masih terus mengkajinya dengan sangat matang.

Artikel berjudul "Indonesia expands defence ties with France on back of Moscow visit" yang dimuat oleh laman RFI pada Rabu, 15 April 2026 menegaskan bahwa sikap kehati-hatian menjadi prinsip utama sebelum mengambil tindakan lebih lanjut.

Karena itulah, spekulasi yang beredar sejak Mei 2025 terus bermunculan.

Ada sumber yang menyebut bahwa Indonesia akan menambahnya sebanyak dua belas unit, ada pula yang menyebutkan sebanyak 24 unit.

Sementara perkembangan terbaru juga menyebut bahwa TNI AU membutuhkan tambahan delapan belas unit, sehingga setidaknya akan ada 36 unit pesawat yang terparkir dalam gudang persenjataan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Rizqi Arie Harnoko

Sumber: RFI, La Tribune, Defence Industry Europe

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X