China Akui F-15 Eagle II Indonesia Jet Tempur Non Siluman Terkuat Dunia

photo author
Beryl Santoso, Zona Jakarta
- Sabtu, 4 Maret 2023 | 11:51 WIB
F-15 Eagle II siap jadi milik Indonesia (Boeing)
F-15 Eagle II siap jadi milik Indonesia (Boeing)

Sedangkan Lockheed Martin selaku pembuat F-35 mengharuskan Indonesia membeli F-16 Block 72 Viper sebagai transisi sebelum mengoperasikan jet tempur siluman tersebut.

"APG-83 menyediakan F-16 Viper dengan kemampuan radar tempur Generasi ke-5 dengan memanfaatkan kesamaan perangkat keras dan perangkat lunak dengan radar AESA F-22 dan F-35," jelas lockheedmartin.com.

Sampai di sini jelas bahwa saat ini Indonesia hanya diizinkan membeli tiga jenis jet tempur dari AS sebelum beralih ke F-35.

Ketiganya ialah F-16 Viper, F-18 Super Hornet atau F-15 Eagle II.

Jika merunut rumus mendang-mending, Indonesia pasti memilih F-15 Eagle II sebagai jet tempur superioritas udaranya.

Sebab F-16 Viper terlalu riskan bila diajak duel dengan jet tempur China.

Sementara F-18 segera disuntik mati oleh Boeing.

Maka pilihan tepat memang F-15 dimana Boeing akan mengedepankan produksi Eagle II dan UCAV MQ-25 Stingray di masa depan.

"Dengan teknologi generasi mendatang yang memberikan kemampuan bertahan hidup yang lebih baik di spektrum lingkungan yang luas, kemampuan pelengkap F-15EX memungkinkan struktur kekuatan yang lebih seimbang yang akan tetap menjadi ancaman saat ini dan yang muncul selama beberapa dekade," jelas boeing.com.

Baca Juga: Aksi Berani Kapal Perang Indonesia Cegat Provokasi Portugal di Laut Timor Timur

Karena stop produksi lini F-18, maka Boeing akan memusatkan SDM nya membangun F-15 Eagle II.

Bahkan proses pengiriman ke negara pembeli akan lebih cepat lantaran tak ada lagi lini produksi bagi F-18.

"Unit yang dikonversi ke F-15EX dapat bertransisi dalam beberapa minggu atau bulan, bukan tahun, setelah menerima pesawat baru," bebernya.

China yang mengetahui program akuisisi F-15 Eagle II oleh Indonesia ikut bereaksi.

Hadirnya F-15 Eagle II akan mempersulit langkah China mengganggu Natuna Utara.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Beryl Santoso

Sumber: Boeing.com, Lockheedmartin, new.qq.com

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X