"Pada tanggal 6 Juni 1997, kantor Senator AS Russ Femgold (D-WI), anggota Subkomite Asia Timur dan Pasifik Komite Hubungan Luar Negeri, mengeluarkan pernyataan yang memuji keputusan Presiden Indonesia Suharto yang menghentikan upaya pembelian sembilan F- 16.
Feingold menyatakan bahwa dia telah lama menentang pemberian peralatan militer lanjutan kepada pemerintah Indonesia karena kekhawatiran atas "catatan hak asasi manusia yang buruk di Timor Timur".
Pemerintah Indonesia menyatakan telah membatalkan tawaran tersebut karena frustrasi karena penundaan Kongres dan kebijakan penjualan militer luar negeri AS yang cacat.
Meskipun ada upaya yang dipelopori oleh Angkatan Udara Amerika Serikat dan Departemen Luar Negeri untuk menyelesaikan kesepakatan," jelasnya.
So, F-16 memang cocok bagi Indonesia.*
Baca Juga: F-16 Block 72 Indonesia Disebut Lockheed Martin Akan Punya Teknologi Ini: Sama Seperti F-35!