F-16 TNI AU Bisa Jatuh Tanpa Ditubruk, Siasat China di Natuna Ini Harus Diwaspadai Indonesia

photo author
Zulaika Rizkia, Zona Jakarta
- Senin, 10 April 2023 | 17:30 WIB
F-16 TNI AU Bisa Jatuh Tanpa Ditubruk, Siasat China di Natuna Ini Harus Diwaspadai Indonesia
F-16 TNI AU Bisa Jatuh Tanpa Ditubruk, Siasat China di Natuna Ini Harus Diwaspadai Indonesia

ZONAJAKARTA.com - Indonesia rupanya sempat bikin China tunggang langgang dari Natuna cuma pakai jet tempur F-16 TNI AU.

Insiden yang melibatkan jet tempur F-16 TNI AU ini bermula sejak 2 tahun setelah Indonesia mengganti nama Laut China Selatan jadi Laut Natuna Utara pada tahun 2017 lalu.

Media berbahasa Arab, Al Jazeera mengungkap awal mula perseteruan Indonesia dan China di tahun 2019 yang disebutnya nyaris terlibat perang hingga TNI AU menerjunkan F-16.

Baca Juga: F-16 Tulang Punggung TNI AU Habiskan Segini Banyak Uang untuk Sejam Terbang

Hal ini seperti dikutip Zonajakarta.com dari artikel terbitan Al Jazeera, yang berjudul "Dilema Jakarta... Bagaimana Negara Islam Terbesar Menjadi Arena Konflik antara Amerika dan China?" yang diterbitkan pada awal bulan Mei 2022.

"Peristiwa itu mengacu pada sengketa internasional atas salah satu wilayah yang paling disengketakan di dunia, karena Indonesia dan Cina mengklaim menguasai wilayah di Laut Cina Selatan yang terletak di perbatasan pulau-pulau 'Natuna' Indonesia, karena Cina menganggap bahwa sekitar 90% dari laut Yang memiliki luas 3,5 juta kilometer persegi lautnya sendiri, mengutip catatan penggunaan sejarah untuk mendukung klaimnya, sementara Indonesia yang terletak di pinggiran selatan Laut Cina Selatan menganggap bahwa daerah dengan perkiraan 1,9 triliun kaki kubik cadangan gas alam adalah zona ekonomi eksklusifnya di bawah Konvensi PBB tentang Hukum Laut.

Jet Tempur F-16 TNI AU dan USAF Bekerjasama Hancurkan Musuh dalam Pertempuran Udara
Jet Tempur F-16 TNI AU dan USAF Bekerjasama Hancurkan Musuh dalam Pertempuran Udara (tniau.mil.id)



Pada akhir 2019, dunia hampir menyaksikan konflik militer antara Indonesia dan Cina sebagai akibat dari praktik terakhir di kawasan ekonomi Pasifik, yang oleh Indonesia disebut 'Laut Natuna Utara' sementara Beijing menganggapnya sebagai daerah penangkapan ikan tradisional Cina.

Baca Juga: 1147 Pasukan Diterjunkan Kopasgat di HUT TNI AU, Tembak Hadap Peluru Tajam & SAR Tempur Dilakukan Tim Ini

Pada saat yang tepat, pasukan penjaga pantai Cina mulai merambah ke wilayah tersebut, dan Jakarta tidak menemukan cara selain mengirim kapal perang dan pesawat tempur F-16, dan juga mengundang kapal penangkap ikan Indonesia untuk pindah ke daerah itu, tetapi ketegangan mereda dengan cepat setelah Cina mundur dari daerah itu, menembusnya," tulis Al Jazeera.

Alih-alih bangga, semenjak insiden tersebut, Indonesia patut waspada.

Pasalnya, F-16 Indonesia berhasil pukul mundur China mungkin karena yang dihadapi kapal coast guard China.

Baca Juga: F-16 TNI AU Pernah Dibikin Sekarat oleh Amerika Serikat, Rusia yang Rela Membantu Indonesia

Namun di ambang pintu diperairan internasional yang berdempetan dengan ZEE Natuna Utara, ada kapal perang PLA Navy yang siaga di sana.

Jika untuk menembak jatuh F-16 Indonesia, mereka sangat mampu.

Terlebih ada satu sistem yang membuat China bisa menyusun rencana menembak jatuh F-16.

Baca Juga: HUT Ke-77, TNI AU Pernah Bikin China Ngacir dari Laut Natuna Utara Cuma Pakai F-16 Saja, Begini Kisahnya

Mengutip dari weaponsystems.net, sistem itu ialah HHQ-9A yang dikhususkan untuk varian pertahanan udara di kapal perang China.

HHQ-9A sendiri dipasangkan di tempat VLS pada kapal perang China.

HHQ-9A menjadi payung udara yang efektif untuk menangkis serangan udara baik dari F-16.

Baca Juga: Pilot KF-21 Boramae Indonesia Bukan Orang Sembarangan, Ini 2 Penerbang yang TNI AU Kirim ke Korea Selatan

Bahayanya selain melakukan pertahanan udara, HHQ-9A mampu melakukan operasi ofensif menyerang target di darat dan laut.

Jarak tembaknya juga jauh, mencapai 300 km.

Diketahui jika kecepatan rudal yang ditembakkan dari HHQ-9A bisa mencapai mach 4.

Keunggulan lain dari HHQ-9A ialah tanpa harus mengenai target, sasaran sudah bisa dieliminasi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Zulaika Rizkia

Sumber: Al Jazeera, weaponsystems.net

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X