ZONAJAKARTA.com - Sebetulnya Indonesia mungkin dilihat sebagai pasar paling potensial penjualan F-16 berbagai tipe.
Agak mengherankan memang, Indonesia saat ini cuma punya sekitar 33 unit F-16 namun masih dikejar kejar AS untuk membeli varian Viper.
AS bahkan rela memberikan fasilitas eMLU F-16 ke Indonesia meski jumlah Fighting Falcon nya sedikit.
Dibilang sedikit sebab banyak negara lain yang punya F-16 berjibun.
Misal AU Mesir mereka punya 240 unit F-16 tapi sama sekali tak diberi AS fasilitas eMLU layaknya Indonesia.
Mesir juga belum ditawari F-16 Viper dimana mereka kerap mendapat jet tempur Barat berteknologi tinggi.
Paling ngenes justru Turki.
Turki punya 245 F-16 berbagai varian dan hampir semua alutsista udaranya buatan AS.
Bahkan Turki terang-terangan berharap dapat membeli F-16 Viper dari AS sebagai bagian dari wujud aliansi NATO.
Yang ada AS menganaktirikan Turki, tak diberi fasilitas eMLU sekalian dilarang membeli Viper serta suku cadang F-16 lainnya.
Padahal Turki punya 245 unit F-16.
Maka alangkah benarnya jika Indonesia punya segelintir F-16 namun malah ditawari segala macam kebutuhan Fighting Falcon oleh AS.
Entah tak tahu apa motif AS begitu paksakan penjualan bahkan menghibahkan F-16 ke Indonesia sedari dulu.