ZONAJAKARTA.com - Indonesia sudah menguasai pembuatan kapal perang Strategic Sealift Vessel alias SSV.
Dengan dikuasainya pembuatan SSV, Indonesia bisa memperbanyak jenis kapal perang ini sesuka hati.
Tak pelak pembuatan kapal perang SSV Indonesia jadi perhatian negara lain yakni Filipina.
Filipina mempunyai pasukan Marinir namun kehilangan kemampuan utama mereka yakni pendaratan amfibi.
Baca Juga: Militer Indonesia Dicap Miskin Tapi China Takut AS Bekingi Jakarta dengan Penjualan Kapal Perang
Sebab Filipina tak punya kapal perang pendarat yang mumpuni untuk melakukan operasi amphibi.
Walhasil mereka mencari kapal perang tersebut, kebetulan Indonesia punya dan harganya terjangkau pula.
Lantas beberapa tahun lalu Manila membeli dua unit SSV dari PT PAL Indonesia.
Kemudian tahun ini rencananya akan menambah dua unit lagi.
"Strategic Sealift Vessel (SSV)-1, kapal perang Kelas LPD yang dibangun oleh PT PAL Indonesia, akan diserahkan kepada Kementerian Pertahanan Filipina pada Mei 2016.
Ini akan menjadi bagian dari kontrak PT PAL yang telah diamankan kembali pada tahun 2014 senilai $92 juta dari Pemerintah Filipina untuk pembangunan dua SSV. SSV lainnya diharapkan akan dikirimkan pada pertengahan 2017," kata Direktur PT PAL kala itu, M. Firmansyah, seperti dikutip dari The Diplomat.
Enam tahun berselang setelah hari bersejarah tersebut, PT PAL yang merupakan galangan terbesar di Indonesia kembali membuat bangga baru-baru ini.
Tepatnya bulan Juni lalu, PT PAL kembali menerima pesanan dari Departemen Pertahanan Nasional (DND) Filipina.