Zonajakarta.com- Indonesia rupanya tertarik dengan tawaran Naval Group untuk membangun kapal selam Scorpene Prancis di dalam negeri guna memperkuat TNI AL.
Hal ini seperti dikutip Zonajakarta.com dari akun Instagram milik Direktur Pemasaran PT PAL Indonesia, Willgo Zainar yang mengunggah sebuah postingan pada 31 Mei 2022 lalu soal rencana pembangunan kapal selam Scorpene Prancis di Indonesia.
"Pertemuan Bilateral PT. PAL INDONESIA dan NAVAL GROUP Francis utk tindak lanjut pembahasan terkait rencana pembangunan Kapal Selam Scorpene yang rencananya akan dibangun di PT. PAL bersama Naval Group.
Semoga semua berjalan baik," tulis akun Instagram @willgozainar dalam unggahannya.
Jika kapal selam Scorpene Prancis jadi dibuat Indonesia, maka TNI AL akan makin gahar di kawasan ASEAN.
Dikutip Zonajakarta.com dari Navy Recognition, Kapal selam kelas Scorpne icaran Indonesia untuk TNI AL adalah kelas kapal selam serang diesel-listrik yang dikembangkan bersama oleh Grup Angkatan Laut Perusahaan Prancis (sebelumnya DCNS) dan perusahaan Spanyol Navantia.
Kapal selam kelas Scorpne memiliki empat subtipe termasuk versi diesel-listrik konvensional CM-2000, turunan air-independent propulsion (AIP) AM-2000, kapal selam pesisir CA-2000 yang diperkecil, dan S-BR yang diperbesar untuk Angkatan Laut Brasil. , tanpa AIP.
Kapal selam Scorpne mampu melakukan semua jenis misi, seperti perang kapal permukaan, perang anti-kapal selam, serangan jarak jauh, operasi khusus, atau pengumpulan intelijen. Ini sangat tersembunyi dan cepat, dan dilengkapi dengan berbagai senjata (torpedo, rudal, ranjau).
Kapal selam Scorpne dapat membawa 18 torpedo dan rudal atau 30 ranjau.
Ini dilengkapi dengan enam tabung torpedo 21 inci yang menyediakan kemampuan peluncuran salvo.
Peluncuran debit positif adalah dengan pompa turbin udara.
Ia dapat meluncurkan torpedo anti-kapal dan anti-kapal selam, serta rudal anti-permukaan.
Penanganan dan pemuatan senjata dilakukan secara otomatis.
Sementara itu, Korea Selatan nampaknya harus gigit jari, Indonesia disebut mencampakkan kerjasamanya dengan Korea Selatan dan lebih memilih Scorpene Prancis.
Meski desas-desus pembelian kapal selam Korea Selatan telah lama beredar, namun Indonesia pada akhirnya memilih kapal selam Scorpene Prancis.
Baca Juga: Laut Natuna Utara Menggelegar, Kapal Perang TNI AL KRI Kapitan Pattimura 371 Tembakkan Meriam Demi 1 Tujuan
Hal ini seperti dikutip Zonajakarta.com dari media internasional Asia Times dalam artikelnya tanggal 10 Maret 2022.
"Angkatan Laut Indonesia telah mengumumkan rencana untuk mengakuisisi kapal selam kelas Scorpene Prancis, meresmikan kesepakatan yang diharapkan untuk membuang Korea Selatan sebagai mitra teknologi kapal selam utama Jakarta," tulis Asia Times dalam artikelnya.