internasional

6 Raksasa Senjata Dunia yang Ikut Pameran DSA 2026 Malaysia Ini punya Sisi Gelap dan Rekam Jejak Kontroversial

Jumat, 17 April 2026 | 07:51 WIB
Jelang DSA 2026 di Kuala Lumpur, 6 raksasa senjata dunia ikut pameran tapi sering dituduh punya riwayat kontroversial sanksi, HAM, hingga ekspor ke zona konflik. (Korea Defense Industry Association)

ZONAJKARTA.com - Defence Services Asia (DSA) 2026 akan digelar mulai 20 hingga 23 April 2026 di Malaysia International Trade and Exhibition Centre (MITEC), Kuala Lumpur.

Salah satu pameran pertahanan terbesar di Asia Tenggara ini diikuti lebih dari 1.400 perusahaan dari berbagai negara, termasuk raksasa industri senjata global.

Dikutip dari situs resmi DSA Exhibition, update per April 2026, daftar exhibitor mencakup paviliun besar dari Rusia, China, Turki, Amerika Serikat, Prancis, Inggris, hingga Indonesia.

Baca Juga: Jelang DSA 2026 Kuala Lumpur, Rusia Umumkan Kontrak Su-57 ke Negara Rahasia: Indonesia, Malaysia, Vietnam?

Meski menjadi ajang promosi teknologi pertahanan canggih, kehadiran beberapa perusahaan besar sering memicu perdebatan karena riwayat kontroversial mereka.

1. Rosoboronexport dari Rusia dan Beban Sanksi Internasional

Rosoboronexport, agen ekspor senjata resmi Rusia di bawah Rostec, akan memimpin paviliun Rusia dan memamerkan produk termasuk Su-57E.

Perusahaan ini menjadi saluran utama penjualan senjata Rusia ke luar negeri.

Dikutip dari Mayer Brown, "Global Sanctions Update," Maret 2026, Rosoboronexport terus menghadapi sanksi ketat dari Amerika Serikat, Uni Eropa, dan negara Barat lainnya sejak invasi Rusia ke Ukraina karena perannya mendukung kompleks industri militer Rusia.

Baca Juga: RESMI! Malaysia mulai Wujudkan Mimpi punya Drone Tempur Nasional, Indonesia Terbang Dulu dengan UCAV Lokal

Kontroversi ini membuat kehadirannya di DSA 2026 menjadi sorotan tersendiri bagi pengamat geopolitik.

2. NORINCO dari China dan Tuduhan Pasokan ke Zona Konflik

China North Industries Corporation (NORINCO) turut serta melalui paviliun China yang besar di DSA 2026.

Perusahaan raksasa ini memproduksi berbagai senjata darat, amunisi, dan kendaraan lapis baja.

Halaman:

Tags

Terkini