ZONAJAKARTA.com - Singapura begitu bernafsu membangun Multi Role Combat Vessel alias MRCV.
MRCV Singapura ini akan jadi kapal perang terbesar di ASEAN dengan berat total 10.000 ton.
Berat MRCV Singapura itu melebihi destroyer China sekalipun yakni Type 052D.
Singapura memang termasuk istiqomah dalam membangun kapabilitas militernya.
Baca Juga: Arrowhead Indonesia Kicep, Singapura Bangun Kapal Perang Lebih Kuat dari Type 052D China
Patut diakui soal roadmap pertahanan, Singapura lebih jelas dan terstruktur dibanding Indonesia.
Singapura tidak membeli alutsista secara dadakan seperti yang dilakukan Indonesia.
Ada roadmap berjenjang mengenai akuisisi alutsista sehingga sudah direncanakan jauh-jauh hari sesuai kebutuhan militernya.
Salah satu contoh paling nyata ialah MRCV ini.
Patut diduga sebelum Indonesia mengerjakan proyek fregat Merah Putih, Singapura sudah lebih dulu menggagas MRCV.
Singapore Technologies (ST) Engineering ditunjuk oleh pemerintah untuk membangun MRCV bekerjasama dengan Saab Swedia.
"Singapore Technologies Engineering Ltd (ST Engineering) hari ini mengumumkan bahwa anak perusahaannya, ST Engineering Marine Ltd., telah mendapatkan kontrak dari Kementerian Pertahanan (MINDEF) untuk desain detail dan konstruksi enam Multi-Role Kapal Tempur (MRCV) untuk Angkatan Laut Republik Singapura (RSN)," jelas Naval News pada 27 Maret 2023.
ST Engineering bakal bertanggung jawab atas semua pembangunan enam unit MRCV untuk RSN.
Juga ST Engineering akan diberi wewenang melakukan perawatan hingga upgrade MRCV di masa depan.