Ghadr merupakan kelanjutan dari rudal Shahab3, dengan mendapat peningkatan di beberapa sektor.
Rudal balistik baru ini dapat menjangkau target sejauh 1.600 sampai 2.000 kilometer, membuatnya efektif menggapai target strategis di kawasan regional.
Baca Juga: Iran Resmikan Serangan Presisi USS Abraham Lincoln, Kapal Induk AS Dihantam 4 Rudal Balistik Teheran
Seperti rudal balistik pada umumnya, Ghadr akan meluncur setinggi mungkin bahkan sampai mendekati luar atmosfer.
Setelahnya, rudal “terjun” ke bawah menghantam target dengan kecepatan sangat tinggi.
Fase “terjun” inilah yang membuatnya sulit dicegat, karena kecepatannya bisa mencapai tingkat hipersonik saat menukik ke sasaran.
USS Abraham Lincoln Menjauh 200 Km
Menurut laporan kantor berita resmi Rusia, TASS, mengatakan bahwa kapal induk USS Abraham Lincoln masih berada di dekat Iran.
USS Abraham Lincoln disebut berada 200 km dari Selatan Pantai Iran menurut data satelit.
“Kapal induk AS, USS Abraham Lincoln, telah memasuki Teluk Oman dan sekarang berada sekitar 200 km di selatan pantai Iran, mengutip data satelit”, dikutip dari TASS (14/4/26) dalam artikel “US aircraft carrier USS Abraham Lincoln spotted 200 km away from Iran”.
Di sana, USS Abraham Lincoln dikawal oleh dua kapal perusak rudal berpemandu.
***