Poseidon & Satan 2 Siap Dikerahkan Rusia, Sarmat 2 Bakal Dipakai Vladimir Putin untuk Serang Pembela Ukraina?

photo author
Zulaika Rizkia, Zona Jakarta
- Senin, 20 Maret 2023 | 11:09 WIB
Poseidon dan Satan Siap Dikerahkan Rusia, Sarmat 2 Bakal Dipakai Vladimir Putin untuk Serang Pembela Ukraina (Hugo Magniez/ Air&Cosmos)
Poseidon dan Satan Siap Dikerahkan Rusia, Sarmat 2 Bakal Dipakai Vladimir Putin untuk Serang Pembela Ukraina (Hugo Magniez/ Air&Cosmos)

ZONAJAKARTA.com – Inggris, Amerika Serikat dan NATO saat ini tengah dibuat cemas dengan Poseidon Rusia yang konon sudah diminta ke Vladimir Putin untuk dipakai menyerang pembela Ukraina.

Tak cuma Poseidon, Rusia rupanya juga memiliki senjata mematikan lainnya yakni Satan 2 alias Sarmat 2.

Jika Poseidon dan Satan 2 alias Sarmat 2 diluncurkan Rusia, gelombang radioaktif yang tinggi bisa memicu kiamat di London Ingrris.

Rusia merupakan salah satu negara pemilik senjata nuklir terbesar di dunia.

Dikutip dari The Eurasian Times, Rusia memiliki sekitar 6.000 memiliki persediaan senjata nuklir.

Kemudian diikuti oleh AS dengan jumlah sekitar 5.500 persediaan senjata nuklir dan China memiliki sekitar 350.

Baca Juga: China & Rusia Belum Mampu Punya, Radar AESA di KF-21 Boramae Indonesia Bisa Tembak Rudal ke Korut, Ini Speknya

Rusia memiliki berbagai senjata nuklir taktis di gudang senjatanya, yang dapat dikirim dari platform laut, udara, dan darat.

Di antara senjata-senjata itu, ada satu yang disebut 'Poseidon' yang menimbulkan rasa penasaran di kalangan pakar militer Barat.

Namun, analis pertahanan terkemuka SI Sutton yakin mengatakan bahwa Poseidon belum siap.

"Meskipun rumor sebaliknya, kami tidak percaya Poseidon telah dikerahkan. Sistemnya belum cukup siap," ujarnya mengutip Naval News.

Poseidon adalah torpedo otonom bertenaga nuklir antarbenua atau drone kapal selam nuklir.

Poseidon adalah torpedo besar yang mampu mendatangkan malapetaka di kota-kota pesisir.

Baca Juga: Poseidon, Torpedo Nuklir Rusia Pemicu Kiamat di London, Tsunami Radioaktif 1000 Kaki Ancam Pembela Ukraina

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Zulaika Rizkia

Sumber: aljazeera, dailymail, Eurasian Times

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X