ZONAJAKARTA – Bushmaster calon kendaraat taktik (Rantis) yang dihibahkan Australia kepada TNI akhirnya disetujui oleh Kementerian Pertahanan.
Hibah Bushmaster dari Australia untuk TNI sebenarnya sudah dibicarakan oleh mantan Panglima TNI Andika Perkasa sejak 2022 lalu.
Calon rantis baru TNI, Bushmaster tidak bisa serta merta langsung diterima Indonesia dari Australia, namun harus berdasar persetujuan Kementerian Pertahanan terlebih dahulu.
Kementerian Pertahanan-Mabes TNI dengan Komisi 1 DPR baru saja menyetujui penerimaan hibah atas Kendaraan Taktis (Rantis) tipe Bushmaster.
Dijelaskan dari Kemhan RI bahwa Bushmaster ini akan digunakan oleh Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian Tentara Nasional Indonesia (PMPP TNI).
Dari penjelasan ini maka Bushmaster yang akan digunakan untuk Indonesia berguna dalam menjaga misi perdamaian dunia.
“Rantis ini (Bushmaster) akan sangat mendukung tugas TNI dalam misi operasi perdamaian dunia,” lanjut Wamenhan RI M. Herindra.
Selanjutnya Wamenhan RI M. Herindra menyebutkan bahwa Bushmaster yang akan diterima RI kondisinya dalam keadaan baik
“Secara teknis, material yang dihibahkan ini (Bushmaster) dalam kondisi baik, siap pakai; sehingga dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam pelatihan dan operasi,” ujar Wamenhan.
Dilansir Zonajakarta.com dari thalesgroup.com bahwa ranpur Bushmaster memiliki beberapa sistem ketahanan terbaik di kelasnya dalam menghadapi beberapa terjangan peluru sampai kaliber 20 mm.
Baca Juga: Mata Ditutupi Saat KRI Golok 688 Kebakaran di Ruang Baterai Lambung Kiri, Ini yang Akan Dilakukan Prajurit TNI
Tidak hanya tahan dari terjangan peluru kaliber besar, akan tetapi ranpur Bushmaster juga tahan dalam menghadapi serangan Improvised Explosive Device (IED).