ZONAJAKARTA.com - Lama dinanti sejak 2021 lalu, kontrak Fincantieri Italia untuk membuat FREMM kapal Fregat untuk Indonesia rupanya belum aktif.
Belum berlakunya kontrak Fincantieri dengan Indonesia dalam pembuatan FREMM ini seperti dikutip Zonajakarta.com dari artikel terbitan Shephardmedia yang berjudul "Pembuat kapal Italia Fincantieri terus bekerja sama dengan Indonesia untuk memenuhi persyaratan agar kontrak fregat FREMM berlaku".
Meski Fincantieri Italia telah menandatangani kontrak fregat FREMM Indonesia pada Juni 2021, kesepakatan itu masih belum efektif.
Fincantieri yang merupakan perusahaan Italia itu telah mengkonfirmasi kepada Shephard menjelang acara IMDEX Asia 2023 di Singapura.
Di bawah kesepakatan 2021, Fincantieri mendapatkan kontrak untuk enam fregat FREMM dan penjualan serta modernisasi dua fregat kelas Maestrale.
Ketentuan kontrak melihat Fincantieri sebagai kontraktor utama bekerja sama dengan pembuat kapal Indonesia PT Pal.
Fincantieri juga mengatakan kepada Shephard bahwa pihaknya telah mengadakan beberapa diskusi dengan Indonesia mengenai persyaratan maritim yang berbeda, termasuk kapal selam.
Dikutip Zonajakarta.com dari fincantieri.com, Italia berencana membangun FREMM canggih untuk memperkuat TNI AL Indonesia.
Italia bahkan sudah mengontak Elletronica, sebuah perusahaan penyedia sensor dan sistem manajemen kapal perang terkemuka dunia untuk mempersenjatai FREMM canggih yang akan dibuatnya untuk TNI AL.
Chief sales officer Elettronica, Paolo Izzo menjelaskan bahwa FREMM akan jadi fregat mumpuni Indonesia terutama bagi TNI AL.
"Fremm sekarang dianggap sebagai titik acuan di tingkat internasional, kampanye berjalan sangat baik dan mereka seharusnya menyelesaikan fase pembiayaan", katanya dikutip dari Nova Agency.
Indonesia beruntung sekali diberi izin membeli fregat FREMM dari Italia.