Di sini bisa dilihat, Suriah menderita standar ganda akibat sanksi Barat yang buta terhadap kepentingan kemanusiaan.
Baca Juga: BERITA POPULER: Vivo Y33T Turun Harga hingga Perebutan Adopsi Anak yang Lahir di Reruntuhan Gempa
Pertanyaan besarnya, ada apa hubungan AS dengan Suriah?
Mengapa negara tersebut dikenai sanksi yang memperlakukan mereka seperti itu?
Sebagai narasi, AS mencap Suriah sebagai negara yang “menghidupi” terorisme.
Mengutip ofaclawyer.net, ada empat uraian bahwa kebijakan Pemerintah Suriah menjadi ancaman AS.
- Suriah diduga mengejar senjata pemusnah massal
- Pendudukan militer yang berkelanjutan di Lebanon
- Upaya oleh rezim Assad untuk menghalangi stabilisasi Irak
- Membantu organisasi bersenjata seperti Hizbullah dan Hamas
Suriah dicap sebagai negara terorisme sejak Desember 1979.
AS akhirnya membuat sebuah sanksi di atas Perintah Eksekutif 13338.
Di dalamnya tertuang penerapan akuntabilitas Suriah dan UU pemulihan kedaulatan Lebanon.
Pada awal-awal peraturan itu rilis, Suriah diguncang dengan insiden pemberontakan.
Seperti tulis ofaclawyer.net terkait pembunuhan PM Lebanon, Rafik Hariri tahun 2005.
Perang saudara di sana juga mendorong AS untuk memperluas cakupan sanksi secara signifikan.