Medium Range Radar yang merupakan komponen pertahanan udara telah berhasil dikirimkan dari Milan, Italia ke Jakarta oleh SGI Logistics bekerjasama dengan Brixia Cargo.
Bukan tanpa sebab pengiriman cargo militer tersebut menjadi krusial.
Pengiriman radar canggih seberat 30 ton membutuhkan penanganan dan tingkat kehati-hatian yang ekstra tinggi.
Proses loading dan unloading di Milan dan Jakarta serta pada saat transit di Luksemburg menjadi tantangan tersendiri.
Direktur SGI Logistics, Alvian Damar Kusuma menuturkan 'Misi penting dalam pengiriman barang berteknologi canggih telah kita atur setiap detail mekanismenya, penting bagi SGI Logistics untuk memitigasi kemungkinan resiko terburuk yang sewaktu-waktu dapat terjadi di lapangan.
Terlebih barang yang dikirimkan memiliki dimensi oversize serta harus melewati verifikasi yang ketat dari otoritas keamanan Italia'.
SGI Logistics selalu bekerja dengan profesionalitas serta standar tinggi dalam setiap pengiriman barang yang memerlukan penanganan khusus.
Hal ini berlaku bagi semua klien SGI, termasuk TNI Angkatan Udara yang telah lama mempercayakan pengiriman alutsista kepada SGI Logistics," tulis akun Instagram @sgi_logistics dalam screenshoot unggahannya.
Sayangnya, ketika tim Zonajakarta melakukan penelusuran terhadap unggahan tersebut pada 8 Februari 2023, postingan akun Instagram @sgi_logistics sudah tidak ada.
Pantas saja perusahaan logistik sampai kewalahan memboyongnya, dikutip Zonajakarta.com dari Radartutorial.eu, sistem Radar RAT 31 DL/M, terdiri dari antena yang dapat dilipat dan shelter, keduanya dalam dua paket ISO 20 ft, dapat diangkut dalam satu pesawat jenis A400M serta truk dan kereta api.
Konfigurasi ini memungkinkan mobilitas tingkat tinggi dan penerapan/penerapan ulang sistem yang cepat, yang dilakukan secara mandiri, tanpa derek eksternal atau dukungan teknis di lokasi lainnya, juga di lokasi yang tidak siap.
Radar monopulsa solid-state phased array memiliki antena seluas 77 m² (11 m·7 m).