ZONAJAKARTA.com - Helikopter serang KA-52 Alligator milik Rusia kini tengah menjadi 'tahanan' Amerika Serikat.
Sejak awal konflik di Ukraina, beberapa sistem senjata Rusia 'berprofil tinggi' dikabarkan telah menjadi milik Negeri Paman Sam.
Sistem senjata Rusia tersebut berada di tangan AS untuk dipelajari oleh para ahli senjata di negara tersebut.
Hal yang sama juga terjadi di mana Rusia juga menggunakan kesempatan ini untuk melihat lebih dekat sistem senjata buatan 'musuh'.
Konflik antara Rusia dan Ukraina memberikan kesempatan bagi Moskow dan Washington untuk melakukan kajian lebih mendalam terhadap kemampuan dan kelemahan sistem persenjataan masing-masing.
Di antara sistem senjata yang menjadi fokus pengujian para ahli senjata AS dan Rusia adalah helikopter serang KA-52 Alligator Rusia dan sistem roket ganda HIMARS buatan AS tetapi dipasok ke tentara Ukraina.
Dilansir dari Defence Security Asia, tentara Ukraina telah berhasil merebut helikopter serang KA-52 lengkap tanpa kerusakan apapun ketika berhasil merebut bandara Hostomel yang sebelumnya diduduki oleh tentara Rusia.
Amerika Serikat sangat menghargai kemampuan helikopter serang KA-52 lebih dari sebelumnya dan kesempatan untuk mempelajarinya lebih dekat memang merupakan kesempatan yang dinantikannya.
Ini akan mengungkap berbagai 'misteri' tentang kemampuan dan kelemahan helikopter serang Rusia.
Helikopter KA-52 dengan nomor registrasi 40 berada di bandara Hostomel selama 40 hari setelah 'ditinggalkan' oleh tentara Rusia.
Menurut laporan, kemungkinan besar helikopter serang KA-52 dikirim ke Polandia atau Republik Ceko untuk memungkinkan para ahli senjata Amerika Serikat mempelajari semua sistem milik helikopter yang mereka hormati.