Kini 'Tawanan' AS, KA-52 Alligator Rusia Jadi Bahan Riset untuk Dipelajari Para Ahli Senjata

photo author
Nika Wahyu, Zona Jakarta
- Jumat, 3 Maret 2023 | 17:15 WIB
Helikopter serbu KA-52 Alligator milik Rusia sedang melakukan penembakan kepada target di Ukraina (Zefanya Atantya Suwignyo Putro)
Helikopter serbu KA-52 Alligator milik Rusia sedang melakukan penembakan kepada target di Ukraina (Zefanya Atantya Suwignyo Putro)

Setelah semua studi selesai, helikopter serang dikembalikan ke Ukraina untuk memungkinkan tentara negara Eropa Timur menggunakannya melawan 'mantan tuannya' yaitu Rusia.

Baca Juga: Tanggapi Aturan Sekolah Masuk Pukul 5 Pagi Untuk Jenjang SMA, Kementerian Dalam Negeri Siap Temui Pemda NTT

Baru-baru ini, Kementerian Pertahanan Inggris mengatakan bahwa militer Rusia telah kehilangan 25 persen atau 23 helikopter serang Ka-52 Alligator sejak konflik bersenjata di Ukraina pecah.

Kementerian Pertahanan Inggris menyatakan bahwa Rusia memiliki 90 helikopter serang di angkatan bersenjatanya.

Menurutnya, kemungkinan besar helikopter serang Rusia menjadi korban sistem rudal pertahanan udara (manpad) Ukraina.

Baca Juga: Kemenkes Memberi Tanggapan, Jerome Polin Menyampaikan Permohonan Maafnya Usai Mengunggah Konten Dokter

Bahkan, banyak sistem senjata Rusia seperti misil, tank, atau mobil lapis baja yang berhasil direbut oleh tentara Ukraina diperbaiki sebelum digunakan kembali oleh mereka di medan perang melawan bekas tuannya.

Menurut penyelidikan oleh organisasi non-pemerintah, sebanyak 27 sistem senjata Rusia telah menjadi subjek studi oleh para ahli senjata Amerika Serikat dan sekutunya selama konflik Rusia-Ukraina yang sedang berlangsung.

Sementara itu, bukan hanya Amerika Serikat yang berhasil 'menangkap' alutsista Rusia, namun hal sebaliknya juga terjadi ketika Rusia juga berhasil merebut senjata-senjata buatan Amerika Serikat dan negara-negara Barat.

Baca Juga: Jangan Salah Beli, Ini Beda Spesifikasi HP Samsung Galaxy M23 5G dan Poco M4 Pro yang Sama-sama Harga 3 Jutaan

Diantaranya adalah keberhasilan Rusia dalam 'menangkap' dua sistem meriam bergerak CAESAR 155mm buatan Prancis.

Segera setelah ditangkap, sistem meriam bergerak CAESAR dikirim kembali ke Rusia untuk dipelajari oleh ahli sistem artileri negara tersebut.

Ada juga laporan yang mengatakan bahwa tentara Rusia berhasil menyita rudal dari sistem roket ganda HIMARS buatan Amerika Serikat yang gagal meledak untuk dipelajari oleh ahli senjata Moskow.

Baca Juga: KF-21 Boramae Indonesia-Korsel Diam-diam Dibekali dengan Rudal Pembunuh Alutsista Rusia, Ini Dia Sosoknya

Dikutip dari Eurasian Times, Alligator adalah helikopter serang darat canggih yang dikerahkan untuk melenyapkan tank Ukraina dan formasi darat menggunakan senjata canggihnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Nika Wahyu

Sumber: Defence Security Asia, the drive.com, Eurasian Times

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X