Amankan 'Jembatan' Pasar Eropa, Korea Selatan Gandeng Polandia Gelar Pelatihan Angkatan Udara dengan FA-50

photo author
Nika Wahyu, Zona Jakarta
- Rabu, 8 Maret 2023 | 13:25 WIB
Penampakan FA-50 Korea Aerospace Industries (KAI) (korea aero)
Penampakan FA-50 Korea Aerospace Industries (KAI) (korea aero)

"Kami akan kembali ke Polandia setelah memperdalam pengetahuan dan keterampilan untuk mempertahankan kedaulatan wilayah udara negara melalui sistem pembelajaran penerbangan yang sangat baik Korea Selatan," kata pilot Angkatan Udara Polandia, Mayor Jacek Stolarek.

Baca Juga: AC 130J Ghostrider, Pembantai dari Langit Saudara Kandung C-130 Super Hercules Indonesia

Pada saat ini, ada beberapa negara yang mengoperasikan T-50/FA-50 yakni Indonesia, Irak, Filipina dan Thailand.

ROFAF telah melatif 47 pilot dari empat negara sejak tahun 2013.

Pada akhir bulan lalu, pesawat tempur latih ringan dan pelatihan lanjutan (Fighter Lead-In Trainer-Light Combat Aircraft) FA-50 Block 20 KAi muncul sebagai pemenang dalam tender untuk memasok jenis pesawat tersebut ke RMAF.

Kementerian Pertahanan akan mengakuisisi 18 pesawat FA-50 Block 20 senilai lebih dari 4 miliar ringgit Malaysia atau setara dengan 13 triliun rupiah, dengan pengiriman empat pesawat pertama diperkirakan akan dilakukan pada akhir tahun 2026.

Baca Juga: Buntut Kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Polri Sudah Periksa 24 Orang Ini

Sebelumnya media The Korea Times memberitakan Kepala Pertahanan Korea Selatan dan Polandia telah sepakat untuk meluncurkan dialog menteri tentang kerja sama industri senjata dan latihan militer bersama.

Menteri Pertahanan Lee Jong-sup dan timpalannya dari Polandia, Mariusz Blaszczak, bertemu ketika kedua negara berusaha untuk memperdalam kerja sama keamanan di belakang kesepakatan tahun lalu untuk Korea Selatan memasok tank, howitzer dan jet tempur ke Polandia.

Mereka sepakat untuk membentuk badan konsultasi reguler untuk mengelola kerja sama industri pertahanan dan senjata sistematis antara kedua negara.

Baca Juga: ATR 72MP yang Siap Diakuisisi Malaysia Menjadi Pesaing Kelas Berat CN235-220MPA Indonesia: Bukan Kaleng-kaleng

kedua belah pihak berencana untuk membahas sususnan dan modus operandinya dengan cara cepat.

Kedua negara juga sepakat mengadakan latihan militer bersama untuk berbagi pengalaman masing-masing dalam mengoperasikan senjata buatan Korea Selatan, dan memperkuat interoperabilitas antara kedua militer.

Kerja sama industri senjata bilateral diperdalam tahun lalu ketika Korea Selatan menandatangani kesepakatan untuk memasok Warsawa dengan howitzer self-propelled K9, tank tempur K2 dan pesawat serang ringan FA-50.

Baca Juga: Berikan Kesan Indah dan Sejuk, 10 Tanaman Hias Ini Cocok Diletakkan di Dalam Rumah

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Nika Wahyu

Sumber: The Korea Times, Defence Security Asia

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X