Ankara sedang dalam pembicaraan dengan Amerika Serikat untuk memperoleh total 40 pesawat F-16 Block 70 dan kit modernisasi untuk menggantikan pengadaan F-35 yang dibatalkan oleh Washington setelah Turki membeli sistem pertahanan udara S-400 dari Rusia.
Namun keinginan Turki untuk memperoleh pesawat F-16 dapat digagalkan oleh Kongres AS.
Turki disebut-sebut telah membayar US$ 1,4 miliar untuk berpartisipasi dalam program pengembangan pesawat F-35, sebelum negara Mediterania itu dikeluarkan dari program tersebut karena pembelian sistem pertahanan udara Rusia.
Washington khawatir sistem pertahanan udara S-400 Turki akan mengungkap rahasia pesawat F-35.
Baca Juga: Sadis, Ternyata Agnes Sempat Merokok Saat Penganiayaan Terjadi
Tetangga Turki Yunani juga membeli 24 jet tempur Rafale dari Prancis dengan 12 diantaranya merupakan jet tempur bekas dari Angkatan Udara Prancis dengan kontrak senilai US$2,8 miliar.
Di Asia, India juga dilaporkan membeli 24 jet tempur Mirage 2000 dari Prancis, dengan sebagian besar pesawat digunakan untuk memasok suku cadang pesawat Mirage India yang ada.
Hanya delapan dari 24 pesawat Mirage bekas yang dibeli India dalam kondisi baik untuk beroperasi.
Bukan hanya India, Indonesia turut serta pula dalam mengakuisisi pesawat Mirage 2000 yang sebelumnya eksis di langit negara Qatar.
Sering disebut, Mirage 2000 ini adalah saudara tua jet tempur Rafale yang beberapa waktu sebelumnya baru saja di akuisisi oleh Indonesia.
Disebutkan turdef.com, Indonesia sepakat membeli 12 unit Mirage 2000-5 bekas Qatar.
Qatar sendiri membeli jet tempur itu pada tahun 1994.
Dan pada November 2021, Qatar telah “mengistirahatkannya” karena sudah diganti dengan Rafale.