Targetkan Mesir Untuk Pasar Pesawat Tejas, India Kembali Ditikung Pesawat FA-50 Buatan Korsel

photo author
Andrian Permana, Zona Jakarta
- Minggu, 26 Maret 2023 | 06:15 WIB
Pesawat Tejas buatan India yang akan dijual ke Mesir (Defence View)
Pesawat Tejas buatan India yang akan dijual ke Mesir (Defence View)

 

ZONAJAKARTA.com - Pesawat Tejas buatan perusahaan HAL asal India telah menjadi kebanggaan bagi negara mayoritas Hindu tersebut.

India sendiri berusaha mengenalkan dan menjual pesawat buatannya kepada negara-negara lain. 

Namun rupanya upaya tersebut tidak membuahkan hasil.

Baca Juga: AH-64E Apache TNI AD Semakin Mantap Setelah Menerima Tactical Rinse System dari AS: Ini Dia Kegunaannya

Sebagaimana dijelaskan pada artikel ZONAJAKARTA.com sebelumnya bahwa India kerap sekali mendapatkan penolakan dari sejumlah negara incarannya.

Setelah sebelumnya India optimis dapat menjual pesawat buatannya tersebut kepada negara tetangga Indonesia, yakni Malaysia.

Berbagai penawaran dilakukan oleh India agar dapat mencuri minat beli dari Malaysia.

Menurut media India, Economic Times, India tidak hanya menawarkan paket keuangan yang menarik untuk memungkinkan Malaysia memilih Tejas.

Baca Juga: Banyak Yang Ribut-ribut Menolak, Pada Hal Dubes Palestina Tidak Masalah Timnas Israel Ikut Piala Dunia U-20

Namun setelah berbagai pertimbangan, Malaysia justru memilih pesawat FA-50 buatan Korsel. 

Tidak berhenti sampai disitu, kali ini India tengah mengupayakan agar dapat menjual pesawat buatannya untuk Mesir.

Meskipun demikian India tetap harus waspada, sebab bukan hanya Tejas, melainkan ada pula pesawat FA-50 buatan Korea Selatan yang sebelumnya berhasil menikung India dari Malaysia.

Dikutip dari Defence Security Asia, terlepas dari upaya dan promosi agresif dari HAL dan pemerintah India menawarkan Tejas, Kairo tampaknya semakin yakin untuk memilih FA-50 sebagai pesawat pilihannya.

Baca Juga: Setelah Memeriksa Rafael AT Selama 12 Jam, KPK Kemukakan Hal Ini: Kami Masih Butuh Waktu

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Richard

Sumber: Defence Security Asia, Economic Times

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X