Zonajakarta.com- Aksi otoritas Israel yang melarang warga Palestina untuk memasuki Masjid Al Aqsa menjadi sorotan.
Warga Palestina dari wilayah Tepi Barat yang diduduki Israel, dilarang otoritas negeri Yahudi saat mau memasuki Masjid Al-Aqsa untuk menjalankan salat Jumat pertama pada bulan suci Ramadhan tahun 2023 ini.
Dikutip dari Anadolu Agency, pasukan Israel dikerahkan di pos-pos pemeriksaan yang mengarah ke Yerusalem Timur di mana Masjid Al-Aqsa berada.
Pasukan Israel memeriksa kartu penduduk mereka dan melarang banyak dari mereka yang ingin masuk ke masjid tersebut.
Seorang warga Palestina, Abdelaziz Al-As'ad (60), mengatakan kepada Anadolu bahwa dia beberapa kali berusaha melewati pos pemeriksaan militer Israel Qalandia, Yerusalem utara, tetapi pasukan Israel memeriksa tanda pengenalnya dan mencegahnya masuk dengan alasan keamanan.
“Israel menyatakan menyediakan fasilitas (untuk warga Palestina), kenyataannya ini bohong belaka, yang ada malah pembatasan pergerakan dan pencegahan beribadah,” kata Al-As'ad.
Senin (20/3/2023), Israel menerapkan berbagai larangan kepada warga Palestina selama Ramadhan, yakni memasuki Masjid Al-Aqsa.
Bagi umat Islam Al Aqsa merupakan situs tersuci ketiga di dunia setelah Makkah dan Madinah.
Bagi umat Yahudi, mereka menyebut daerah itu sebagai Gunung Bait Suci, tempat dua kuil Yahudi berdiri pada zaman kuno.
Israel menduduki Yerusalem Timur, tempat Al Aqsa berada, selama Perang Arab-Israel 1967 dan menguasai seluruh kota pada 1980.