Bukti Intervensi AS Dalam Perang, Ukraina: Kami Menembak HIMARS Setelah Dapat Izin Dari Pentagon

photo author
Barri Zilhaq Vindia, Zona Jakarta
- Minggu, 12 Februari 2023 | 10:59 WIB
Ukraina perlu izin dulu sebelum menembakkan HIMARS  (The DRIVE)
Ukraina perlu izin dulu sebelum menembakkan HIMARS (The DRIVE)

Truk ini meluncurkan roket atau rudal dengan kaliber 227mm.

Baca Juga: Seekor Kucing Berhasil Menyelamatkan Pemiliknya dari Reruntuhan Gempa yang Mengguncang Turki

Total enam tabung peluncur, yang dapat menjangkau target hingga 80 kilometer.

Mengutip Defence View, sudah ada puluhan HIMARS yang dikirim AS ke Ukraina.

Dan selama itu pula, Ukraina membombardir Rusia di wilayah Donbas dan sekitar Kherson.

Baca Juga: Bentrok dengan Warga yang Menjarah Lokasi, Operasi Penyelamatan Korban Gempa di Turki Sempat DIhentikan

HIMARS pertama kali datang ke Ukraina pada bulan Juni 2022.

Saat pertempuran memasuki babak baru, yaitu titik tempur di daerah padat penduduk.

Serangan jarak jauh macam artileri ini lah menjadi prioritas bagi kedua kubu.

Baca Juga: Regu Penyelamat Enggan Menyerah Meski Korban Gempa Turki dan Suriah Sudah Terjebak Hampir Seminggu

Rusia dengan persenjataannya sendiri, dan Ukraina dengan HIMARS ini.

Militer Ukraina mengklaim telah mengeksekusi sebanyak puluhan tentara Rusia dengan HIMARS selama bulan Juni lalu.

Lalu pada bulan Juli, HIMARS disebut telah menghancurkan beberapa fasilitas militer Rusia.

Baca Juga: Pengintai yang Membumi, Radar RAT 31 DL/M Leonardo Alutsista Baru TNI AU Indonesia Punya Spesifikasi Gahar Ini

Seperti pos kontrol musuh, gudang amunisi dan penyimpanan bahan bakar.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Barri Zilhaq Vindia

Sumber: Washington Post, Defence View, ukrinform.net

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X