Bantuan AS ini memastikan bahwa Ukraina benar-benar mampu mengenai target.
Mengingatkan, stok amunisi HIMARS Ukraina semakin menipis.
Namun, Ukraina diizinkan menyerang Rusia tanpa perlu izin AS tapi dengan jenis senjata lain (non-Amerika).
Baca Juga: KF-21 Boramae Tak Indonesia Lepaskan, Kemenhan: Cost Share 2022 Sudah Dibayar ke Korea Selatan!
Secara spesifik, Ukraina menentukan targetnya lalu mengirim informasi itu ke AS.
Lalu salah satu pangkalan di Eropa akan memverifikasi koordinat target tersebut.
Jika AS tidak mengembalikan data yang dikirim Ukraina, maka mereka tidak diizinkan menyerang target tersebut.
***