Lalu ada Washington Post yang mengabarkan pada 30 Agustus 2022.
“HIMARS telah mencegat setidaknya 10 rudal jelajah 3M-54 Kalibr Rusia”, tulisnya.
Lalu awal September, seorang Jenderal AS bernama Mark Milley mengatakan kepada wartawan
“HIMARS telah menyerang lebih dari 400 target”.
Melihat keberhasilan itu, AS berniat mengirim ribuan rudal HIMARS ke Ukraina.
AS pasalnya telah mengumumkan pasokan senjata baru ke Ukraina.
“Di tahun 2023, Ukraina akan menerima 2.500 rudal HIMARS”, tulis Defence View.
Namun, kabar menarik terkait penggunaan HIMARS Ukraina datang dari ukrinform.net.
ukrinform.net menjelaskan bahwa Ukraina tidak bisa sembarangan menembakkan HIMARS mereka.
Karena dijelaskan, bahwa Ukraina perlu dapat “restu” terlebih dahulu dari Pentagon atau sekutu AS.
“Pasukan Ukraina hampir tidak pernah meluncurkan HIMARS tanpa koordinat khusus yang disediakan oleh AS”, tulis ukrinform.net.