Bukti Intervensi AS Dalam Perang, Ukraina: Kami Menembak HIMARS Setelah Dapat Izin Dari Pentagon

photo author
Barri Zilhaq Vindia, Zona Jakarta
- Minggu, 12 Februari 2023 | 10:59 WIB
Ukraina perlu izin dulu sebelum menembakkan HIMARS  (The DRIVE)
Ukraina perlu izin dulu sebelum menembakkan HIMARS (The DRIVE)

Lalu ada Washington Post yang mengabarkan pada 30 Agustus 2022.

“HIMARS telah mencegat setidaknya 10 rudal jelajah 3M-54 Kalibr Rusia”, tulisnya.

Baca Juga: Orang-orang dari Penjuru Dunia Berebut Mengadopsi Anak yang Lahir di Reruntuhan Gempa yang Mengguncang Suriah

Lalu awal September, seorang Jenderal AS bernama Mark Milley mengatakan kepada wartawan

“HIMARS telah menyerang lebih dari 400 target”.

Melihat keberhasilan itu, AS berniat mengirim ribuan rudal HIMARS ke Ukraina.

Baca Juga: Leonardo RAT 13 DL/M si Radar Pemburu Rudal Nuklir Ukurannya Tak Biasa, Begini Cara TNI AU Boyong ke Indonesia

AS pasalnya telah mengumumkan pasokan senjata baru ke Ukraina.

“Di tahun 2023, Ukraina akan menerima 2.500 rudal HIMARS”, tulis Defence View.

Namun, kabar menarik terkait penggunaan HIMARS Ukraina datang dari ukrinform.net.

Baca Juga: Rudal Nuklir Bisa Dibikin Ngacir, Radar RAT 31 DL/M Buat TNI AU dari Leonardo Jadi Andalan NATO, Ini Speknya

ukrinform.net menjelaskan bahwa Ukraina tidak bisa sembarangan menembakkan HIMARS mereka.

Karena dijelaskan, bahwa Ukraina perlu dapat “restu” terlebih dahulu dari Pentagon atau sekutu AS.

“Pasukan Ukraina hampir tidak pernah meluncurkan HIMARS tanpa koordinat khusus yang disediakan oleh AS”, tulis ukrinform.net.

Baca Juga: PT DI Bakal Ketiban Rejeki, Komponen Pesawat KF-21 Boramae Akan Indonesia Produksi, Kemhan Bocorkan Bagian Ini

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Barri Zilhaq Vindia

Sumber: Washington Post, Defence View, ukrinform.net

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X