Kapal Selam Nuklir Virginia Class yang Akan Dibeli Australia Bisa Jadi Teror: Harus Diwaspadai Oleh Indonesia

photo author
Galuh Chandra, Zona Jakarta
- Jumat, 10 Maret 2023 | 14:36 WIB
Kapal selam Virginia class yang akan dibeli oleh Australia (navy mil)
Kapal selam Virginia class yang akan dibeli oleh Australia (navy mil)

Termasuk mendukung operasi dalam perang ranjau bisa dilakukan Virginia class.

Virginia class bukanlah desain baru pertama yang digunakan setelah Perang Dingin. 

Maka dari itu pembangunan Virginia class didasarkan dari Seawolf class yang berguna untuk menggantikan Los Angeles class.

Alhasil pada tahun 1995 Virginia class dimasukkan ke dalam produksi.

Ada kalim jika Virginia class memiliki kecepatan penuh karena lebih kecil dan membawa biaya yang lebih mudah dikelola daripada Seawolf.

Untuk itu Virginia class memiliki beberapa inovasi yang secara signifikan meningkatkan kemampuan perangnya dengan penekanan pada operasi pesisir. 

Apalagi Virginia class memiliki sistem kontrol kapal fly-by-wire yang menyediakan penanganan kapal perairan dangkal yang lebih baik. 

Oleh karenanya Virginia class memiliki fitur-fitur khusus untuk mendukung pasukan operasi khusus

Virginia class juga memiliki ruang lock-in/lock-out yang besar untuk menyelam. 

Dari kelebihan ini maka tak heran bahwa performa Virginia class sungguh luar biasa.

Terbukti jika Virginia class mampu menyelam sampai kedalaman 800 kaki dan kecepatan maksimalnya sampai 46 km/h.

Baca Juga: Samsung Galaxy A54: Harga dan Spesifikasi HP yang Segera Dirilis Sebentar Lagi, di India Dijual Segini

Untuk durasi menyelam Virginia class bisa sangat lama tergantung dari logistik yang dibawanya.

Dan yang membuat Virginia class ini berbahaya adalah soal persenjataan kelas berat yang bisa dibawanya.

Berupa Harpoon rudal anti kapal, rudal Tomahawk serang darat, dan torpedo kelas berat Mk-48 ADCAP yang bisa digunakan untuk menyerang target dalam air dan permukaan andalan Virginia class.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Galuh Chandra

Sumber: Reuters, afr com, navy mil

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X