Israel Batu Sandungan Indonesia Beli Su-35 Rusia, Ini Peran Sekutu Amerika Meski Tak Ancam Pakai Sanksi CAATSA

photo author
Zulaika Rizkia, Zona Jakarta
- Sabtu, 25 Maret 2023 | 14:52 WIB
Israel Batu Sandungan Indonesia Beli Su-35 Rusia, Ini Peran Sekutu Amerika Meski Tak Ancam Pakai Sanksi CAATSA (Yuri Smityuk/TASS)
Israel Batu Sandungan Indonesia Beli Su-35 Rusia, Ini Peran Sekutu Amerika Meski Tak Ancam Pakai Sanksi CAATSA (Yuri Smityuk/TASS)

Zonajakarta.com- Tak banyak yang tau, Israel diam-diam pegang peranan penting dalam batalnya pembelian jet tempur Su-35 Rusia oleh Indonesia.

Israel yang selama ini bersekutu dengan Amerika Serikat, memang tak mengancam Indonesia dengan sanksi CAATSA seperti rekannya jika NKRI nekat beli Su-35 Rusia.

Namun Israel ternyata berperan penting bagi pengadaan jet tempur Su-35 Rusia yang akan dibeli Indonesia.

NKRI sendiri pada akhirnya harus meninggalkan jet tempur Su-35 Rusia, dan Indonesia memutuskan untuk memborong jet tempur Rafale Prancis dan F-15 EX Amerika Serikat (AS) pada 10 Februari 2022 lalu.

Indonesia dan Rusia sendiri telah menandatangai kesepakatan pembelian jet tempur Su-35 pada bulan Februari 2018 lalu.

Baca Juga: Israel Larang Warga Palestina Memasukinya, Masjid Al Aqsa yang Suci Simpan Ini di Kubah Emas Dome of the Rock

Kontrak pengadaan jet tempur Su-35 Rusia oleh Indonesia diperkirakan bernilai 1,15 miliar dolar.

Jika tak ada aral melintang termasuk Amerika Serikat (AS), Indonesia seharusnya menerima 8 jet tempur Su-35 Rusia pada tahun 2019 lalu.

Sisa 3 dari 11 jet tempur Su-35 Rusia yang dibeli Indonesia harusnya tiba di Jakarta pada tahun 2020.

Indonesia telah lama dibayang-bayangi sanksi CAATSA oleh Amerika Serikat jika jadi beli jet tempur Su-35 Rusia.

Namun anehnya, saat pengumuman pembatalan pembelian jet tempur Su-35, TNI AU justru sama sekali tak menyebut CAATSA sebagai biang keroknya.

Hal ini seperti dikutip Zonajakarta.com dari Antara, Indonesia telah secara resmi membatalkan pembelian Su-35 Rusia.

Baca Juga: Israel Larang Warga Palestina ke Masjid Al Aqsa, Saksi Diperlakukan Begini oleh Negeri Yahudi Saat Mau Jumatan

Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo saat berbincang dengan media massa pada acara Press Tour dan Media Gathering, di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu, 22 Desember 2021 mengumumkan kabar buruk tersebut.

Terkait dengan rencana pembelian Sukhoi Su-35, Fadjar menyebut hal tersebut akan ditinggalkan.  

"Sukhoi Su-35 dengan berat hati ya kita harus sudah meninggalkan perencanaan itu karena kan kembali lagi dari awal kita sebutkan bahwa pembangunan kekuatan udara sangat bergantung dari anggaran," jelas Fadjar.

Dikutip Zonajakarta.com dari Shephard Media, sudah ada tiga negara yang membatalkan akuisisi Su-35.

Selain Indonesia, Aljazair yang pernah dilaporkan akan mengakuisisi Su-35, tetapi kini batal.

Hal ini disusul soal berita negara tersebut berencana untuk meningkatkan Su-30MKA dengan teknologi Su-35 sambil menunggu untuk mendapatkan Su-57 yang lebih canggih.

Baca Juga: Atlet Israel Dulu Haram Injakkan Kaki ke Indonesia, Begini Cara Presiden Soekarno Tolak Penjajah Palestina

Tak hanya itu, Angkatan Udara Mesir yang dikabarkan menjadi pelanggan pertama Su-35 di Timur Tengah pun diduga batal.

Selain sanksi CAATSA yang diduga jadi penyebab, negara itu juga khawatir mengenai kemampuan radar Irbis-E Su-35.

Dikutip Zonajakarta.com dari Savunmasanayist.com, CAATSA rupanya bukan penyebab utama ketiga negara itu batal membeli Su-35 Rusia.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Zulaika Rizkia

Sumber: ANTARA, savunmasanayist.com, Argumenti.ru, Shephard Media

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X