"Dalam perjalanan pengerjaan, pesawat akan mendekati generasi kelima.
Beberapa tebakan Rusia yang lebih optimis mengatakan itu bahkan akan menyalip generasi ke-5.
Namun, mereka didasarkan pada analogi dari musuh potensial utama.
Modernisasi macam apa ini, apa yang akan berubah, dan apakah Angkatan Udara Rusia [VKS] membutuhkannya?" jelasnya.
Gap antara Su-35 dan Su-57 ternyata sangat besar.
Ada kekhawatiran jika Rusia masih oke saja dengan Su-35 saat ini maka akan jadi bulan-bulanan penempur Barat.
"Pada kenyataannya, Su-57 dan Su-35S harus dibandingkan.
Senjata mereka identik, tetapi dalam hal komunikasi, deteksi, siluman, dan hal-hal lain – perbedaannya sangat besar. Misalnya, radar Belka Su-57 sekitar 30-40 persen lebih kuat daripada Irbis Su-35.
Belka dibuat sesuai dengan teknologi AFAR, yang memungkinkan pendeteksian target halus pada jarak 400 kilometer.
Ini berlaku untuk objek yang luasnya 1 meter persegi.
Yaitu sebagian besar rudal jelajah generasi ke-4 dan pesawat tempur yang ditingkatkan kira-kira berada dalam kisaran ini," katanya.
Baca Juga: Komandan Armada TLDM Akui Malaysia Tak Punya Kemampuan Hadapi Peperangan Maritim Modern
Jika tebakan ini benar maka radar Irbis E Su-35 akan dicopot dan diganti Belka milik Su-57.
Tapi Su-57 sendiri rupanya memiliki piranti radar sebanyak lima buah.
"Diketahui bahwa Su-57 jauh dari memiliki satu atau bahkan dua radar ada sebanyak lima radar.